Relawan Muda ASEAN Berbagi Cara Hadapi Bencana

Fajar Nugraha    •    Kamis, 03 Aug 2017 15:56 WIB
asean
Relawan Muda ASEAN Berbagi Cara Hadapi Bencana
ASEAN diharapkan mampu merespons cepat bencana (Foto: Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Bandung: Peran pemuda sangat penting di saat bencana alam datang. Diharapkan pemuda bisa memberikan respons cepat di saat bencana.
 
Lima puluh relawan muda dari 10 negara ASEAN berkumpul selama empat minggu di Bandung, Indonesia, untuk ikut serta dalam ASEAN Youth Volunteer Program (AYVP) yang didukung oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID). Selama Agustus, para peserta akan belajar tentang bencana alam, bagaimana mengurangi risikonya dan membangun ketangguhan menghadapi bencana. 
 
Para peserta juga akan langsung terlibat dengan masyarakat dalam berbagai kegiatan pengurangan risiko bencana, termasuk latihan kesiapan menghadapi gempa.
 
"Program AYVP mempertemukan para pemimpin muda dari kawasan ini untuk membangun satu komunitas yang akan saling berbagi dan bersama-sama membangun pengetahuan tentang pengurangan risiko bencana," demikian kata Nils Bergeson, USAID ASEAN Affairs Officer, dalam keterangan tertulis Kedubes AS, yang diterima Metrotvnews.com, Kamis 3 Agustus 2017. 
 
"Jika bencana datang, komunitas ASEAN, termasuk kaum muda, akan melakukan respons bersama," imbuh Nils.
 
Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi dan Wakil Rektor Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) Prof. Dato Dr. Imran Ho Abdullah, selaku tuan rumah dan pelaksana program membuka acara AYVP tahun ini di kampus ITB pada Selasa, 1 Agustus, 2017. Acara pembukaan juga dihadiri oleh Remy Rohadian, Senior Officer of the Education, Youth and Sports Division dari Sekretariat ASEAN.
 
"AYVP adalah bagian program kepemimpinan untuk para relawan muda dari seluruh negara-negara ASEAN. Kami berharap AYVP akan semakin mengingatkan bahwa ASEAN adalah bagian dari identitas mereka," imbuh Remy Rohadian.
 
Negara-negara anggota ASEAN telah menunjukkan komitmennya dan melakukan upaya signifikan untuk berkoordinasi dan memperkuat kerja sama di bidang bantuan kemanusiaan dan tanggap bencana di kawasan ini. ASEAN telah menyetujui deklarasi "One ASEAN One Response: ASEAN Melakukan Tanggap Bencana sebagai Satu Komunitas di Dalam dan Luar Kawasan Ini." 
 
Untuk tujuan ini, relawan AYVP akan terus menerima dukungan dari AYVP saat mereka kembali ke negara masing-masing dan menerapkan apa yang telah mereka pelajari.
 
"AYVP adalah manifestasi dari komitmen UKM untuk mendukung agenda integrasi ASEAN melalui program yang dapat menjangkau para pemimpin muda. Kegiatan yang sangat berarti ketika kami berhasil mengumpulkan 50 relawan muda yang berjiwa pemimpin di saat ASEAN merayakan hari jadinya yang ke 50 tahun ini," kata Prof. Dato’ Dr. Imran Ho Abdullah.
 
AYVP merupakan salah satu dari berbagai inisiatif AS dalam mendukung ASEAN dan 10 negara anggotanya. Amerika Serikat bermitra dengan ASEAN untuk mendukung integrasi ekonomi, memperluas kerja sama maritim, melakukan kaderisasi pemimpin muda, mempromosikan kesempatan bagi perempuan, dan mengatasi tantangan lintas negara. 
 
Melalui kerja sama USAID dengan ASEAN, Amerika Serikat berupaya mengatasi akar penyebab kemiskinan dan ketidakstabilan serta membantu meletakkan dasar bagi kemakmuran dan keamanan. Amerika Serikat dan ASEAN merayakan 40 tahun kemitraan pada tahun 2017, menandai kerja sama yang semakin mendalam di bawah Kemitraan Strategis ASEAN-AS.



(FJR)