Konsep Indo-Pasifik Diterima oleh Seluruh Mitra ASEAN

Sonya Michaella    •    Kamis, 09 Aug 2018 17:36 WIB
asean
Konsep Indo-Pasifik Diterima oleh Seluruh Mitra ASEAN
Wakil Tetap RI untuk ASEAN, Ade Padmo Sarwono (tengah) (Foto: Sonya Michaella).

Jakarta: Konsep Indo-Pasifik yang digaungkan Indonesia, pada dasarnya, telah diterima oleh hampir seluruh mitra ASEAN. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Tetap RI untuk ASEAN, Ade Padmo Sarwono.
 
Baca juga: Tenaga Kerja dan Pengungsi Masih jadi Tantangan ASEAN.
 
"Indo-Pasifik ini tidak hanya konsep ya, tapi juga bisa disebut sebagai strategi, tentunya melibatkan ASEAN dan sentralitasnya. Tentu kita butuh kesatuan dari ASEAN itu sendiri," kata Ade, di Habibie Center, Jakarta, Kamis 8 Agustus 2018.
 
Di samping itu, Ade tak memungkiri bahwa negara-negara terkait yang kemarin hadir di pertemuan menteri luar negeri ASEAN di Singapura, memiliki pandangan sendiri soal Indo-Pasifik.
 
"Semua negara yang jadi mitra ASEAN itu punya pandangan sendiri soal Indo-Pasifik. Tapi kami tidak serta merta ingin menggabungkan. Bukan seperti itu, melainkan dikombinasikan untuk tujuan kerja sama," tutur dia.
 
"Prinsipnya, Indonesia terus menggaungkan kebisaan berdialog. Itu yang kita tekankan di dalam konsep Indo-Pasifik ini," lanjut Ade.
 
Mantan Konsul Jenderal RI di Perth ini menambahkan, Indonesia memang fokus di tiga bidang, yaitu maritim, konektivitas dan bisnis.
 
"Memang semua area kita mencakup. Tapi tiga itu kita fokus, apalagi maritim. Kita ini akan ada di tengah-tengah Samudera Pasifik dan Hindia, jadi tentu isu maritim itu sangat penting," ucapnya.
 
Hal yang harus diperkuat lagi adalah tentu saja sentralitas ASEAN untuk mewujudkan Indo-Pasifik. Ade percaya bahwa 10 negara ASEAN beserta mitranya dapat mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang aman, sejahtera dan menguntungkan.


(FJR)