Tabrakan Tanker di Tiongkok Bisa Picu Bencana Lingkungan

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 08 Jan 2018 15:05 WIB
kecelakaan kapal
Tabrakan Tanker di Tiongkok Bisa Picu Bencana Lingkungan
Kecelakaan kapal tanker Iran di lepas pantai Tiongkok. (Foto: AFP/Korea Coast Guard).

Beijing: Kebakaran kapal tanker Iran di lepas pantai timur Tiongkok membawa kekhawatiran pencemaran lingkungan. Pasalnya, kapal tanker itu terus mengeluarkan minyak selama dua hari terakhir.
 
Pejabat Tiongkok menuturkan kapal tersebut dalam bahaya, karena bisa meledak sewaktu-waktu dan kemudian tenggelam. Tim penyelamat berusaha mencapai lokasi tersebut, sayangnya mereka harus kembali karena tebalnya asap.
 
Sebanyak 30 warga Iran dan dua warga Bangladesh masih belum ditemukan. Meski demikian, upaya penyelamatan internasional yang melibatkan Tiongkok, Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) masih terus dilakukan.
 
"Minyak itu cederung menguap dan bercampur dengan air. Mereka bisa jadi berwarna dan tidak berbau. Jika benar terjadi, maka jadi jauh lebih sulit untuk mendeteksi kandungan bahan kimia dan membersihkannya," ucap John Driscoll dari JTD Energy Services, dilansir dari BBC, Senin 8 Januari 2018.
 
Total 32 anak buah kapal hilang sesudah tanker asal Iran yang mereka naiki bertabrakan dengan sebuah kapal di lepas pantai timur Tiongkok. Tabrakan mengkibatkan tumpahnya minyak ke laut dan juga memicu kebakaran. 
 
Pihak berwenang Tiongkok mengirim polisi dan tiga kapal penyapu ke tempat kejadian setelah insiden. Penjaga pantai Korea Selatan (Korsel) juga mengirim sebuah kapal dan satu unit pesawat guna membantu mencari awak kapal yang hilang.
 
Tanker Sanchi yang terdaftar di Panama sedang berlayar dari Iran ke Korsel saat bertabrakan dengan kapal barang CF Crystal asal di Hong Kong. Insiden terjadi di Laut China Timur, 257 kilometer lepas pantai Shanghai.
 
Sementara 21 ABK Crystal, yang membawa gandum dari Amerika Serikat (AS), berhasil diselamatkan. Seluruh ABK Crystal adalah warga negara Tiongkok.
 
Belum diketahui pasti apa yang menyebabkan tabrakan tersebut. Televisi Sentral Tiongkok melaporkan kapal tanker tersebut terombang-ambing usai tabrakan dan akhirnya terbakar. 
 
Sanchi membawa 136.000 ton (atau hampir satu juta barel) kondensat, sejenis minyak ringan.



(WIL)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

4 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA