ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan di Afghanistan

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 28 Dec 2017 19:07 WIB
afghanistanisis
ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan di Afghanistan
Kehancuran akibat ledakan yang terjadi di dekat Kabul, Afghanistan Kamis 28 Desember 2017 (Foto: AFP).

Kabul: Militan Islamic State (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan bom terkoordinasi di pusat kebudayaan Syiah di ibu kota Afghanistan, Kabul. Klaim ini mereka umumkan di media propaganda ISIS, Amaq.
 
 
Pejabat Afghanistan mengatakan setidaknya 40 orang tewas dan 30 lainnya terluka dalam serangan yang terjadi Kamis 28 Desember 2017 pagi, waktu setempat.
 
"Tiga bom diledakkan terlebih dahulu, sebelum seorang militan meledakkan diri di Pusat Kebudayaan dan Sosial Tibian," tulis ISIS lewat media propaganda mereka, dikutip dari laman Independent.
 
Serangan terjadi saat diskusi panel pagi pada peringatan 38 tahun invasi Soviet ke Afghanistan. Menurut saksi mata, mayoritas korban tewas adalah pelajar.
 
Seorang wartawan dari agensi tersebut, Sayed Abbas Hussaini, mengatakan tampaknya lebih dari satu ledakan terjadi selama serangan. Dia menuturkan, seorang reporter juga tewas dalam penyerangan tersebut.
 
Sebelumnya, diduga Taliban yang melakukan serangan ini. Namun, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengeluarkan pernyataan di akun Twitter mereka, bahwa pihaknya tidak terlibat serangan tersebut.
 
Kepala Pers Afghanistan mengatakan, sejauh ini puluhan mayat telah dibawa dari gedung tersebut. Pejabat setempat juga melaporkan lebih banyak lagi yang dibawa ke rumah sakit.
 
Sejumlah siswa dilaporkan hadir dalam forum diskusi dengan anggota kelompok media di kantor itu.
 
Pada Oktober lalu, sedikitnya 39 orang tewas dalam serangan di sebuah masjid milik minoritas Syiah.



(FJR)