Pendaki Ternama asal Swiss Tewas di Gunung Everest

Willy Haryono    •    Minggu, 30 Apr 2017 19:47 WIB
politik nepalsalju
Pendaki Ternama asal Swiss Tewas di Gunung Everest
Steck pernah mencapai puncak Everest tanpa oksigen. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kathmandu: Pendaki asal Swiss Ueli Steck tewas dalam sebuah kecelakaan di Gunung Everest, lapor badan pariwisata Nepal, Minggu 30 April 2017.

Steck, dikenal dengan panggilan "Swiss Machine," meninggal dunia saat membiasakan tubuhnya terhadap ketinggian dalam upaya mendaki Everest tanpa oksigen via jalur baru. 

Pria 40 tahun itu telah memenangkan berbagai penghargaan dalam dunia pendakian dan dikenal lewat kecepatannya saat mendaki gunung. 

Jasad Steck telah ditemukan otoritas Nepal. Sejumlah laporan mengindikasikan Steck mendaki Everest seorang diri dekat Camp II. 

Kantor berita The Himalayan Times melaporkan bahwa Steck terlihat mendaki dekat Nuptse Face pada Sabtu pagi. Korban diduga terpeleset dan terjatuh ke sebuah lereng. 


Ueli Steck. (Foto: SCHWEIZER FERNSEHEN)

Rabu 26 April 2017, Steck menuliskan di Facebook bahwa dirinya telah mendaki cepat "dari Basecamp hingga ke ketinggian 7.000 meter dan kembali lagi." Ia meyakini "membiasakan diri dengan suhu sekitar" adalah cara paling efektif agar terbiasa dengan ketinggian ekstrem.

Sang pendaki berhasil mencapai puncak Everest tanpa oksigen pada 2012. Tiga tahun kemudian, dia telah mendaki 82 puncak Alpen dalam kurun waktu 62 hari.

Ia kembali ke Everest empat tahun setelah sempat bertengkar dengan suku setempat, Sherpa. 

Pada 2015, Steck mendaki salah satu tembok terkenal di dunia, North Face of the Eiger, dalam waktu dua jam 47 menit. Rekor itu mengejutkan banyak pihak karena waktu normal yang dibutuhkan untuk mendakinya adalah beberapa hari.


(WIL)


Menlu AS Temui Raja Salman Bahas Jurnalis Hilang

Menlu AS Temui Raja Salman Bahas Jurnalis Hilang

7 hours Ago

Pompeo berterima kasih kepada Raja Salman karena mendukung penyelidikan transparan pencarian Jamal…

BERITA LAINNYA