Dituduh Jadi Mata-Mata di Iran, Warga AS Divonis 10 Tahun Penjara

Willy Haryono    •    Senin, 17 Jul 2017 06:01 WIB
politik iran
Dituduh Jadi Mata-Mata di Iran, Warga AS Divonis 10 Tahun Penjara
Pemimpin agung Iran Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: EPA)

Metrotvnews.com, Teheran: Iran memvonis sepuluh tahun penjara kepada seorang warga Amerika Serikat kelahiran China atas tuduhan memata-matai negara untuk Negeri Paman Sam. 

Menurut laporan Mizan Online, kantor berita terafiliasi komisi yudisial Iran, warga AS berkewarganegaraan ganda itu berperan sebagai agen Washington di Teheran.

Gholam-Hossein Mohseni-Eje'i, juru bicara komisi yudisial Iran, mengatakan dalam konferensi pers di Teheran pada Minggu 16 Juli 2017 bahwa warga AS itu bernama Xiyue Wang, 37, yang merupakan seorang mahasiswa jurusan sejarah di Universitas Princeton.

"Dia memasuki negara ini melalui koneksi khusus, namun badan intelijen berhasil mengidentifikasi dan menangkap dirinya," ucap Mohseni-Eje'i. 

"Kini kami sudah memastikan dirinya terlibat proyek infiltrasi, dan pengadilan telah memvonis dirinya sepuluh tahun penjara. Banding dapat diajukan dalam kasus ini," lanjut dia. 

Tahun lalu, pemimpin agung Iran Ayatollah Ali Khamenei mengingatkan kemungkinan adanya "infiltrasi" dari pihak luar ke sistem politik negara. Sejak saat itu, "infiltrasi" menjadi kata kunci pemerintah Iran terhadap mereka yang dianggap memiliki hubungan dengan dunia Barat. 

Sejumlah orang berkewarganegaraan ganda, banyak dari mereka warga Iran, telah dituduh Teheran sebagai bagian dari jaringan infiltrasi. Mohseni-Eje'i menyebut Wang "mendapat arahan langsung dari AS."

Sejumlah kantor media belum dapat menginvestigasi secara independen atas tuduhan terhadap Wang.


(WIL)