Menlu Retno: Kaum Milenial Aset untuk Kembangkan ASEAN

Sonya Michaella    •    Kamis, 06 Sep 2018 10:10 WIB
ekonomi digitalindonesia-asean
Menlu Retno: Kaum Milenial Aset untuk Kembangkan ASEAN
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi membuka ASEAN Marketing Millenials di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis 6 September 2018 (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).

Jakarta: Membuka acara ASEAN Marketing Millenials, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menekankan bahwa anak-anak muda atau kaum milenial adalah aset untuk mengembangkan ASEAN.
 
"Kaum milenial dan anak-anak muda adalah aset penting di kawasan ASEAN. 34 persen dari populasi ASEAN adalah anak-anak muda kita ini. Pertumbuhan mereka cepat sekali seiring dengan pertumbuhan teknologi," kata Menlu Retno dalam pidatonya di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis 6 September 2018.
 
Menurut Menlu Retno, ada tiga aspek yang sudah dibangun dan harus terus dikembangkan oleh para anak-anak muda ini, antara lain platform digital, ekonomi kreatif dan kesadaran sosial.
 
"Kita harus terus menguatkan pertumbuhan ekonomi digital dan ekonomi kreatif ASEAN. Pasar ASEAN terus menanjak naik ke pasar internasional di samping kita juga terus mengedepankan stabilitas dan kesejahteraan di kawasan," ucap dia.
 
Namun, untuk menguatkan tiga aspek tersebut, tentu dibutuhkan pendidikan yang bagus dan layak bagi anak-anak muda ASEAN, serta kemauan untuk melanjutkan apa yang sudah berkembang di kawasan ini.
 
Apalagi, lanjutnya, Indonesia, sebagai salah satu pelopor terbentuknya ASEAN, sedang gencar mempromosikan konsep Indo-Pasifik ke dunia internasional. Hal ini tentu juga membutuhkan peran dari kaum milenial.
 
"Pasar ASEAN sangat potensial masuk menjadi peringkat lima teratas di bidang ekonomi digital sedunia pada 2025 nanti dan kita sedang menuju ke sana," ungkapnya.
 
Menlu Retno berharap, acara ini dapat mengeratkan seluruh mitra bisnis dan investasi dari ASEAN untuk terus meningkatkan ekonomi kawasan.
 
Tak hanya Menlu Retno, hadir pula Menteri Pariwisata RI Arief Yahya, Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemenlu RI Jose Tavares dan Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN AKP Mochtan.


(FJR)