Ledakan Ganda di Irak Tewaskan Empat Polisi

Willy Haryono    •    Minggu, 27 Jan 2019 20:04 WIB
irakisis
Ledakan Ganda di Irak Tewaskan Empat Polisi
Pasukan Irak bergerak menuju Hawija usai merebut Al-Sharqat dari tangan ISIS, 23 September 2017. (Foto: AFP/AHMAD AL-RUBAYE)

Baghdad: Empat polisi tewas dalam ledakan ganda di dekat markas grup ekstremis di wilayah utara Baghdad, Irak, Minggu 27 Januari 2019. 

"Sekitar pukul 08.00 pagi (waktu setempat), sejumlah polisi bergerak ke posisi mereka di dekat pintu masuk selatan Al-Sharqat," ucap Wali Kota Ali Dodah kepada kantor berita AFP

"Satu bom meledak dan menewaskan dua polisi serta melukai delapan lainnya. Satu setengah jam kemudian, saat bantuan datang, bom kedua meledak," lanjut dia.

Seorang polisi yang enggan disebutkan namanya mengonfirmasi jumlah korban tewas kepada AFP. Dia menyebut ledakan kedua menewaskan dua aparat dan melukai tiga lainnya.

Dan seorang sumber dari tim medis di rumah sakit Al-Sharqat juga mengonfirmasi ada empat korban tewas dalam dua ledakan.

Al-Sharqat, kota yang berjarak sekitar 250 kilometer dari Baghdad, dikuasai kelompok militan Islamic State (ISISI) hingga musim gugur 2017. Kota tersebut adalah salah satu area yang direbut kembali pemerintah Irak.

Beberapa bulan usai merebut Al-Sharqat, pemerintah Irak mengumumkan bahwa ISIS sudah benar-benar dikalahkan.

Baca: PM Irak Klaim Menang Melawan ISIS

Namun sejumlah serangan sporadis -- terutama pembunuhan dan penculikan pejabat -- masih terjadi di Irak. Serangkaian serangan ini diduga dilakukan beberapa sel ISIS yang masih bersembunyi di sejumlah wilayah terpencil di Irak.

Kamis kemarin, sebuah bom mobil menewaskan seorang polisi dekat Hawija, area yang juga pernah menjadi markas ISIS.


(WIL)