Kim Jong-un Tidak Akan Menggunakan Pesawat Sendiri

Fajar Nugraha    •    Jumat, 08 Jun 2018 11:42 WIB
Amerika Serikat-Korea Utara
Kim Jong-un Tidak Akan Menggunakan Pesawat Sendiri
Pesawat Ilyushin IL-62 yang biasa ditumpangi Kim Jong-un (Foto: Chosun Ilbo).

Pyongyang: Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un akan terbang menggunakan pesawat asing dari Pyongyang ke Singapura. Kim tidak akan menggunakan pesawat kenegaraan untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Singapura pekan depan.
 
Pembicaraan sedang dilakukan untuk menggunakan pesawat yang disediakan oleh Singapura atau Tiongkok.
 
Seorang sumber diplomatik di Seoul mengatakan, "Pemimpin Korea Utara awalnya akan melakukan pemberhentian bahan bakar di Tiongkok, tetapi memilih untuk terbang langsung ke Singapura".
 
"Ada keraguan tentang menerbangkan pesawat kenegaraan Korut yang sudah menua untuk menempuh jarak 4.800 kilometer. Jadi negara ketiga diharapkan untuk menyediakannya," tutur sumber pihak Korsel itu, seperti dikutip AFP, Jumat 8 Juni 2018.
 
Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengunjungi Korea Utara pada hari Kamis untuk membahas masalah ini.
 
Pesawat pribadi Kim berjenis Ilyushin IL-62 yang dimodifikasi dari Uni Soviet dan tidak pernah terbang dalam penerbangan jarak jauh. Korea Utara tampaknya menginginkan jenis pesawat yang sama dengan Angkatan Udara Trump. Dalam kunjungannya ke Singapura ini, Kim akan ditemani oleh saudaranya Kim Yo-jong.
 
CNN menyebutkan, Pemerintah AS membuat rencana jika KTT dengan Korea Utara diperpanjang satu hari lagi. Namun Trump mengatakan dia bisa mengundang Kim ke Gedung Putih di masa depan "jika pertemuan berjalan dengan baik."
 
Penasihat Gedung Putih Kellyanne Conway mengatakan kepada wartawan bahwa pembicaraan denuklirisasi Korea Utara dapat membutuhkan "dua, tiga, empat, lima" pertemuan. "Gedung Putih ingin pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berkomitmen pada jadwal untuk menyerahkan senjata nuklir negara.
 
"Pertemuan bisa bertahan selama dua hari atau hanya beberapa menit," ucap Conway.
 
Sedangkan Trump memperingatkan dia 'benar-benar siap untuk pergi' jika negosiasi gagal.


(FJR)