Permudah Kegiatan Bisnis, IORA Bentuk Business Travel Card

Sonya Michaella    •    Kamis, 13 Oct 2016 17:50 WIB
iora
Permudah Kegiatan Bisnis, IORA Bentuk Business Travel Card
Pertemuan bisnis IORA di Jakarta (Foto: Sonya Michaella/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pertemuan bisnis antara negara-negara anggota IORA dan juga negara dialog IORA berharap bahwa peluang kerja sama ekonomi antar negara perlu dijajaki lebih jauh.
 
Untuk itu, diinisiasikan pula IORA Bussiness Travel Card (IBTC) dan juga IORA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IORA-CEPA)
 
"Pembentukan kartu ini untuk mempermudah pelaku bisnis negara anggota IORA yang akan melakukan bisnis di negara anggota IORA lainnya," ujar Yugi Prayanto, perwakilan dari KADIN, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (13/10/2016).
 
Inisiatif ini didukung oleh hampir seluruh perwakilan negara anggota yang hadir dalam forum bisnis ini, antara lain Indonesia, Afrika Selatan, Australia, India, Kenya dan Mauritius.
 
"IBTC tak akan menyaingi APEC card karena ini berlaku untuk negara-negara anggota IORA, dan tidak akan ada overlapping meskipun Indonesia juga anggota APEC," lanjutnya lagi.
 
Selain itu, IORA Bussiness Travel Card ini juga akan mempererat hubungan people to people contact di negara anggota.
 
Ia juga mengatakan bahwa forum bisnis ini perlu menghasilkan inisiatif konkret menuju peningkatan kerja sama ekonomi dan dunia usaha di kawasan Samudera Hindia yang nantinya akan dibawa ke pertemuan IORA di Bali dan juga KTT IORA pada Maret 2017 mendatang.
 
"Tak hanya itu, pertemuan ini juga mengembangkan kerja sama bidang perdagangan dan investasi," tuturnya lagi.
 
Sementara untuk IORA-CEPA, dipandang sangat penting dan diharapkan menjadi payung kerja sama ekonomi di IORA guna meningkatkan kerja sama investasi, perdagangan, akses pasar, pengembangan industri dan regional value chain.
 
Tiongkok negara potensial untuk IORA Dalam forum bisnis ini hadir pula delegasi Tiongkok yang merupakan negara dialog dalam organisasi yang dibentuk pada 1997 ini.
 
"Tiongkok sangat potensial untuk kemajuan bisnis negara-negara IORA dan juga sangat sinkron dalam program-program bisnis IORA," pungkasnya.
 
Yudi menambahkan dengan potensi ekonomi Tiongkok yang semakin meningkat, IORA mengundang Tiongkok dan negara-negara potensial lainnya untuk bergabung.



(FJR)