Korsel Konfirmasi Misil Korut Meledak usai Diluncurkan

Willy Haryono    •    Senin, 17 Oct 2016 11:41 WIB
perang korea
Korsel Konfirmasi Misil Korut Meledak usai Diluncurkan
Foto KCNA pada 23 Juni 2016 memperlihatkan peluncuran Misil Musudan atau juga disebut Hwasong-10. (Foto: AFP/KCNA VIA KNS)

Metrotvnews.com, Seoul: Korea Selatan mengonfirmasi kegagalan Korea Utara dalam melakukan uji coba misil jarak menengah. Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon juga sudah menyebutkan hal serupa

Korut menguji coba misil Musudan - yang mampu mencapai beberapa instalasi militer AS seperti di Guam - pada Sabtu siang di dekat sebuah pangkalan udara di kota Kusong. 

Peluncuran seperti itu biasanya dilaporkan dalam kurun waktu beberapa jam, atau bahkan menit, oleh AS dan Korsel. Namun dalam peluncuran di Kusong, beritanya baru muncul sekitar 16 jam kemudian. 

"Peluncuran misil Korut gagal tak lama setelah diluncurkan, jadi butuh waktu cukup lama untuk menganalisa semua itu," ujar pejabat dari Kepala Staf Militer Korsel kepada awak media, seperti dikutip AFP, Senin (17/10/2016). 

Juru bicara Kemenhan Korsel mengatakan misil itu memang meledak setelah diluncurkan, di tahap-tahap awal uji coba. 

Pertama kali dipamerkan dalam parade militer di Pyongyang pada Oktober 2010, Musudan disebut memiliki jangkauan antara 2.500 hingga 4.000 kilometer. 

Estimasi jarak minimal Musudan dapat mencapai Korsel dan Jepang, sementara perkiraan tertinggi meliputi beberapa pangkalan militer AS di Guam. 



Setelah gagal meluncurkan sejumlah misil, Korut menembakkan Musudan pada Juni yang terbang sejauh 400 km ke Laut Jepang. Peluncuran tersebut diklaim pemimpin Korut Kim Jong-un bahwa negaranya mampu menghantam pangkalan militer AS di "teater operasional Pasifik."

Sejumlah analis mengatakan jika Korut berhasil menguji coba Musudan, maka negara paling tertutup di dunia itu akan selangkah lebih dekat dalam menciptakan misil yang dapat menghantam daratan utama AS pada 2020.


(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA