Salah Sasaran, Polisi Filipina Tembak Wanita yang Mau ke RS

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 29 Dec 2017 13:27 WIB
filipina
Salah Sasaran, Polisi Filipina Tembak Wanita yang Mau ke RS
Ilustrasi: Metrotvnews.com

Manila: Polisi Filipina menembak dua orang, termasuk seorang wanita dalam perjalanan ke rumah sakit. Ternyata tembakan tersebut salah sasaran.
 
Awalnya, para polisi mengira dua orang itu melakukan serangan bersenjata. Insiden ini terjadi Kamis malam waktu setempat.
 
Polisi dipanggil ke pinggiran kota Manila karena sebelumnya terjadi penembakan yang berawal dari pertengkaran antarwarga.
 
Namun, mereka keliru menembaki sebuah van yang menurut para polisi membawa penembak itu. Malah, van itu berisi penumpang wanita korban luka dari pertengkaran warga tersebut.
 
"Polisi kami salah mengira mereka adalah orang-orang yang melepaskan tembakan itu," kata Kepala Kepolisian Wilayah Inspektur Moises Villaceran, seperti dilansir dari laman AFP, Jumat 29 Desember 2017.
 
Video mengenai insiden tersebut disiarkan di televisi lokal. Video tersebut memperlihatkan polisi mengelilingi van dan menembaki mobil itu.
 
Laporan awal menunjukkan dua orang tewas, sementara dua lainnya terluka. Sementara itu, sembilan polisi yang terlibat dalam penembakan tersebut saat ini ditahan, menunggu penyelidikan.
 
Penembakan mematikan terus terjadi saat Presiden Rodrigo Duterte melakukan perang terhadap narkoba. Dia mendesak polisi untuk membunuh tersangka dan bersumpah akan melindungi mereka dari tanggung jawab hukum.
 
Dari data pemerintah, sebanyak 4.000 tersangka dibunuh pasukan pemerintah. Kelompok hak asasi manusia menuding, masih ada ribuan korban tewas yang dibunuh oleh warga akibat perang narkoba tersebut.



(FJR)


Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

8 hours Ago

Sejumlah kebijakan Trump disindir Obama, yaitu kebijakan imigrasi dan mundurnya AS dari Kesepakatan…

BERITA LAINNYA