Tak Bisa Berenang, Rohingya Gunakan Jeriken untuk Masuk ke Bangladesh

Sonya Michaella    •    Rabu, 11 Oct 2017 15:36 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Tak Bisa Berenang, Rohingya Gunakan Jeriken untuk Masuk ke Bangladesh
Pengungsi Rohingya yang menyeberang Sungai Naf menggunakan peraghu. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Dhaka: Penjaga pantai Bangladesh menyelamatkan sekelompok pengungsi Rohingya saat mereka mencoba menyeberang dari Myanmar ke Bangladesh melalui Sungai Naf dengan menggunakan jeriken sebagai alat transportasi karena tak bisa berenang.

Menurut laporan, 11 pengungsi Rohingya ini telah menunggu beberapa hari di pinggir sungai, menunggu kapal untuk mengangkut mereka ke Bangladesh. Namun, tak ada kapal yang tiba.

"Mereka memutuskan untuk berenang, ada juga yang menggunakan jerigen untuk berlayar di Sungai Naf," kata seorang penjaga pantai, dikutip dari AFP, Rabu 11 Oktober 2017.

Naf membentang di antara Bangladesh dari Myanmar barat, di mana sebuah kekerasan komunal di Rakhine memaksa lebih dari 520 ribu Rohingya mengungsi ke Bangladesh sejak Agustus.

Mayoritas dari mereka telah menyeberang ke Bangladesh melalui darat namun ribuan orang juga menyeberang melalui jalur laut dan hampir 160 orang Rohingya tewas tenggelam.

Masuknya Rohingya ke Bangladesh akan semakin meningkat. Diperkirakan, 11 ribu pengungsi Rohingya baru akan tiba di Bangladesh, akhir pekan ini.

Sementara itu, ditemukan 23 jasad Rohingya akibat mengalami kecelakaan kapal pada akhir pekan lalu. 

Beberapa ditemukan di tepi Sungai Naf dan jasad lainnya ditemukan berkilo-kilometer jauhnya di pulau St. Martin.

Korban selamat dan petugas mengatakan terdapat sekira 60 dan 100 penumpang. Penjaga pantai Bangladesh dan penjaga perbatasan sejauh ini telah menyelamatkan setidaknya 15 orang.


(FJR)