Myanmar Minta Rohingya untuk Kembali ke Rakhine

Sonya Michaella    •    Selasa, 13 Feb 2018 19:18 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Myanmar Minta Rohingya untuk Kembali ke Rakhine
Keadaan pengungsi Rohingya di perbatasan Bangladesh. (Foto: AFP)

Dhaka: Wakil Menteri Dalam Negeri Myanmar meminta pengungsi Rohingya untuk kembali ke Rakhine. Sebaliknya, mereka akan menghadapi 'konsekuensi' jika tetap berada di kamp pengungsi perbatasan Bangladesh.

Hingga saat ini, hampir 700 ribu Rohingya mencari perlindungan di Bangladesh sejak Agustus tahun lalu karena bentrokan yang pecah dengan militer Myanmar.

Dikutip dari AFP, Selasa 13 Februari 2018, beredar video yang menunjukkan Wakil Mendagri Myanmar, Aung Soe, sedang melihat pengungsi melalui pagar kawat berduri di perbatasan.

Pesan Aung Soe ini ditujukan kepada sekitar enam ribu pengungsi yang tinggal di Tombru, wilayah longsor antara Myanmar dan Bangladesh.

"Jika Rohingya menolak usulan pemerintah, maka ini tidak akan jadi pertanda baik bagi Rohingya karena tinggal di tanah orang lain (Bangladesh)," lanjut Aung Soe.

Namun, tawaran ini tampaknya masih dipertimbangkan oleh sebagian pengungsi Rohingya. Sebab, mereka ingin juga diakui kewarganegaraannya oleh Pemerintah Myanmar.

Mereka tidak ingin kembali sampai Myanmar setuju untuk memberi mereka kewarganegaraan dan menjamin keselamatan mereka.

Banyak wakil pemerintah negara lain yang menaruh perhatian khusus untuk Rohingya di kamp penampungan. Bulan lalu, Presiden RI Joko Widodo mengunjungi Cox's Bazar untuk menyalurkan bantuan langsung. 

Pekan ini, Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson juga menyambangi Cox's Bazar untuk menemui para pengungsi Rohingya dan bertemu dengan Aung San Suu Kyi di Rakhine bagian barat. 


(FJR)


Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

1 day Ago

Sejumlah kebijakan Trump disindir Obama, yaitu kebijakan imigrasi dan mundurnya AS dari Kesepakatan…

BERITA LAINNYA