TKI Tewas di Penang dengan Bekas Jahitan di Sekujur Tubuh

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 14 Mar 2018 10:22 WIB
tki
TKI Tewas di Penang dengan Bekas Jahitan di Sekujur Tubuh
TKI tewas di Penang. (Foto: Medcom.id).

Penang: Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) dilaporkan tewas di rumah majikannya di Penang, Malaysia. Saat ditemukan pada 7 Maret lalu, jenazah TKI yang diketahui bernama Milka ini penuh jahitan.

Pihak Konsulat Jenderal RI di Penang mengatakan post mortem telah dilakukan pada jenazah Milka. Hal ini dilakukan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Konsul Jenderal RI di Penang Iwanshah Wibisono mengatakan post mortem dilakukan tanpa perlu izin keluarga. Hal ini didasarkan pada Kode Prosedur Kriminal.

"KJRI Penang langsung bergerak memanggi majikan pada 8 Maret, setelah menerima info kematian dari Unit Forensik Rumah Sakit Umum Penang yang telah melaksanakan autopsi jenazah," ucapnya kepada Medcom.id, Rabu 14 Maret 2018.

Pihak KJRI Penng juga membantu membuat surat keterangan kematian pada hari yang sama dan mengurus seluruh hak-hak Milka serta memfasilitasi kepulangan jenazah. Semua dilakukan bekerja sama dengan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) di Kupang.

Pemulangan jenazah sudah dilakukan pada 11 Maret 2018 lalu. Keluarga yang langsung menerima jenazah almarhumah Milka di Kupang.

"Almarhumah pernah mengirimkan uang ke Indonesia sejumlah RM 16.200 dan ditransfer kepada saudara kandung Milka," kata Iwan.

"Sedangkan ada wasiat almarhumah kepada majikan bahwa sisa gajinya harus ditransfer langsung ke anak kandung almarhumah, yaitu Mahalia Boimau yang tinggal di Merauke," imbuh dia.

Milka berasal dari Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang. Dia masuk ke Malaysia pada 2014 tanpa punya izin kerja dengan paspor yang dikeluarkan di Batam, berlaku hingga 26 November 2017.


(FJR)


62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

62 Militan Al-Shabab Tewas Dihantam Serangan AS

10 hours Ago

Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menewaskan 62 anggota kelompok militan Al-Shabab…

BERITA LAINNYA