Dubes Inggris Tanggapi Protes Terkait Komentar Mengenai Papua

Sonya Michaella    •    Selasa, 21 Nov 2017 19:50 WIB
indonesia-inggris
Dubes Inggris Tanggapi Protes Terkait Komentar Mengenai Papua
Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik (Foto: Sonya Michaella).

Jakarta: Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik menanggapi ocehan para warganet atas cuitan dirinya di akun Twitter pribadinya. 

Pada 19 September kemarin, Dubes Moazaam memang berkesempatan untuk mengunjungi Papua dan menyepakati sejumlah perjanjian. Ia pun sempat mengunggah komentar di akun Twitter pribadinya @MoazzamTMalik.

"Selama perjalanan ke Papua kami menyewa 12 mobil. Tidak ada satupun sopirnya yang asli Papua. Apakah mereka berhak mendapatkan pekerjaan?" tulis Moazzam pada 19 November 2017.

Namun, ternyata banyak warganet yang protes dengan cuitan Dubes Moazzam ini. Ia dianggap tidak menghargai warga Papua.

Bahkan, ada warganet yang mengatakan bahwa Dubes Moazzam tidak mendalami terlebih dahulu budaya Papua sebelum mengunjunginya.

"Tweeps makasih atas responnya. Maaf jika bhs (bahasa) Indonesia saya kurang jelas. Saya dukung kesejahteraan WNI tmsk (termasuk) warga Papua dlm (dalam) kerangka NKRI," tulis Moazzam hari ini, Selasa 21 November 2017.

Dubes Moazzam adalah salah satu dari duta besar perwakilan negara sahabat di Indonesia yang bisa berbahasa Indonesia, walaupun belum cukup fasih.

Sejak ditugaskan dua tahun lalu di Jakarta, ia mengaku belajar Bahasa Indonesia selama enam bulan.

Tak jarang, ia membawakan pidato dan melayani wawancara para media dengan menggunakan Bahasa Indonesia.



(FJR)