Kekerasan di Perbatasan Myanmar, 39 Orang Tewas

Fajar Nugraha    •    Kamis, 13 Oct 2016 17:20 WIB
konflik myanmar
Kekerasan di Perbatasan Myanmar, 39 Orang Tewas
Pasukan Myanmar di wilayah perbatasan (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Naypyitaw: Insiden kekerasan di Myanmar terus memakan korban. Total, korban tewas hingga hari ini mencapai 39 jiwa.
 
Kelompok bersenjata yang belum diketahui asalnya, melayangkan serangan di tiga pos perbatasan polisi pada Minggu 9 Oktober. Serangan itu menewaskan sembilan anggota polisi.
 
Selain itu lima anggota polisi lainnya dilaporkan terluka dalam kejadian ini. Adapun insiden penyerangan tersebut berlangsung di Kota Maundaw, di wilayah Rakhine. 
 
Pasukan perbatasan harus menghadapi sekitar 300 orang yang bersenjatakan pistol, parang dan pisau. (Baca: 12 Tewas dalam Kerusuhan di Myanmar)
 
Sementara surat kabar milik militer Myanmar, Myawady mengatakan bahwa 10 pelaku penyerangan dilaporkan tewas pada Selasa 11 Oktober. Beberapa senapan milik pelaku penyerangan pun berhasil disita di Desa Kyetyoepyin, Maundaw.


Pasukan perbatasan Myanmar (Foto: AFP)
 
Pada insiden terpisah pada Rabu 12 Oktober, pihak militer menuduh pelaku penyerangan menyulut api terhadap 25 rumah warga. Adapun insiden korban tewas yang dilaporkan sejak Minggu, mencapai 39 jiwa, termasuk 13 anggota keamanan.
 
Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi mengatakan, pemerintah menerapkan aturan hukum dalam penanganan serangan itu. 
 
"Pihak berwenang belum bisa memberikan konfirmasi siapa yang bertanggunjawab dalam serangan itu," tutur Suu Kyi, kepada Global New Light of Myanmar, seperti dikutip Reuters, Kamis (13/10/2016).
 
Sementara kelompok pemerhati HAM, Fortify menyebutkan adanya pembunuhan di luar hukum di wilayah tersebut. Mereka menuntut Pemerintah Myanmar untuk melindungi warga sipil apapun agama atau etnisnya.
 
Pihak berwenang sebelumnya dikabarkan sudah menahan empat pria yang diidentifikasi sebagai warga Muslim setempat. Keempatnya dituduh terlibat serangan itu.
 
Etnis Rohingya berada di wilayah Rakhine. Kelompok etnis ini menjadi korban kekerasan etnis pada 2012. Saat itu lebih dari 100 warga Rohingya tewas dan 125 ribu lainnya saat ini hidup di tempat penampungan.



(FJR)

Pelaku Serangan London Tak di Bawah Kendali ISIS

Pelaku Serangan London Tak di Bawah Kendali ISIS

21 minutes Ago

Tidak ada bukti bahwa pelaku serangan, Khalid Masood tergabung dalam kelompok radikal mana pun…

BERITA LAINNYA