Duterte Sebut Tiongkok Khawatir Terhadapnya dan Tawarkan Jet Tempur

Fajar Nugraha    •    Rabu, 14 Sep 2016 19:53 WIB
filipina
Duterte Sebut Tiongkok Khawatir Terhadapnya dan Tawarkan Jet Tempur
Presiden Rodrigo Duterte di tengah prajurit angkatan udara Filipina (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Manila: Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan, pemerintah Tiongkok khawatir dengannya. Duterte pun menyebutkan ini yang menyebabkan Tiongkok menawarkan jet tempur untuk Filipina.
 
Secara tersirat Duterte pun dikabarkan akan meningkatkan kemampuan peralatan militernya melalui bantuan Tiongkok dan Rusia. Ini menunjukkan tanda bahwa Filipina kemungkinan akan menjadi dari Amerika Serikat (AS), yang dianggap sebagai sekutu tradisionalnya.
 
Di hadapan prajurit Angkatan Udara Filipina di Pangkalan Udara Militer Villamor, Pasay City, Duterte mengungkapkan kemungkinan terjalinnya kesepakatan dengan kedua negara itu. Menurut Duterte hal ini dalam pembahasan dan tawaran pun muncul.

Tetapi Duterte tidak menjelaskan secara rinci detail dari apa yang disebutnya sebagai sebuah kesepakatan.


Presiden Rodrigo Duterte periksa barisan prajurit (Foto: AFP)

 
"Tiongkok sangat khawatir dengan saya. Jadi mereka menawarkan untuk memberikan pesawat," ujar Duterte, seperti dikutip ABS-CBN, Rabu (14/9/2016).
 
"Mereka mungkin memberikan tawaran karena mengira ada tawaran dari pihak lain," imbuh Duterte, merujuk kepada AS.
 
Namun presiden yang naik ke tampuk kekuasaan pada Juli lalu itu mengklarifikasi bahwa Filipina tidak akan memutus hubungan militer dengan AS. Ini disebabkan hubungan militer itu sudah diatur dalam piagam pertahanan yang disepakati sejak 1951.
 
"Siapa saya (yang mau menjauh) dari kesepakatan itu," tegas Duterte.
 
Meskipun tetap berhubungan dengan AS, Duterte memperingatkan bahwa Filipina akan tetap independen. Menurut media Hong Kong, Duterte mengakui bahwa kedua negara yang disebutnya bersedia memberikan pinjaman lunak untuk membeli peralatan militer.
 
Hal ini ditambah bahwa Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana dan ahli teknis dari angkatan bersenjata akan mengunjungi Tiongkok dan Rusia. Mereka akan menentukan yang terbaik untuk militer Filipina.  

 



(FJR)

JK Kritisi PBB di Sidang Umum ke-71 PBB

JK Kritisi PBB di Sidang Umum ke-71 PBB

5 hours Ago

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan sejumlah kritik terhadap PBB termasuk saran untuk mereformasi…

BERITA LAINNYA