Taiwan Minta Google Tak Tayangkan Gambar Laut China Selatan

Sonya Michaella    •    Jumat, 23 Sep 2016 12:02 WIB
laut china selatan
Taiwan Minta Google Tak Tayangkan Gambar Laut China Selatan
Citra satelit Google tampilkan Laut China Selatan (Foto: Google)

Metrotvnews.com, Taipei: Kementerian Pertahanan Taiwan meminta Google untuk mengaburkan gambar dan perkembangan baru di Laut China Selatan.

Taiwan, yang mengklaim Pulau Taiping adalah miliknya -yang juga terbesar di Kepulauan Spratly- telah mengirim surat kepada Google untuk segera mengaburkan wilayah perairan sengketa tersebut.

Seperti dikutip Inquirer, Jumat (23/9/2016), citra satelit Google menunjukkan struktur melingkat dengan empat lampiran berbentuk huruf Y dan menjorok ke laut di sebelah barat Pulau Taiping.

"Namun, kami belum mendapat jawaban dari Google. Jika terus-menerus ditampilkan, akan ada konfrontasi militer di daerah itu," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Taiwan, Chen Chung-chi.

Kekhawatiran Taiwan muncul saat putusan dari Permanent Court of Arbitration keluar pada 12 Juli lalu di mana memutuskan bahwa Tiongkok tak berhak atas Laut China Selatan.

Secara tegas, Taiwan menyatakan bahwa Taiping adalah miliknya dan menunjukkan adanya Zona Ekonomi Eksklusif Taiwan di pulau tersebut.

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen pun menegaskan bahwa keputusan pengadilan internasional tersebut sangat mengancam Taiwan.

Pendahulunya, Ma Ying-jeou yang telah mengunjungi Pulau Taiping pada Januari 2016, menekankan bahwa benar pulau tersebut adalah milik Taiwan.

Ketegangan juga dipicu oleh perkembangan pesat Tiongkok di Laut China Selatan dengan membuat pulau-pulau buatan.


(FJR)

JK Kritisi PBB di Sidang Umum ke-71 PBB

JK Kritisi PBB di Sidang Umum ke-71 PBB

10 hours Ago

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan sejumlah kritik terhadap PBB termasuk saran untuk mereformasi…

BERITA LAINNYA