WNI Diduga Istri Teroris Maute Minta Tolong ke KBRI Manila

Willy Haryono    •    Senin, 06 Nov 2017 10:41 WIB
isiswniterorisme di filipina
WNI Diduga Istri Teroris Maute Minta Tolong ke KBRI Manila
Rumah yang diyakini disewa Isnilon Hapilon dan Omar Maute di kota Marawi, Filipina. (Foto: AFP/TED ALJIBE)

Metrotvnews.com, Manila: Wanita warga negara Indonesia yang diduga istri dari teroris Omar Maute meminta tolong dari Kedutaan Besar Indonesia setelah dirinya ditangkap polisi di Kota Iligan pada Minggu 5 November 2017. 

Berbicara kepada awak media, Minhati Madrais, merasa tidak aman karena belum ada staf KBRI Manila yang datang kepada dirinya sejak penangkapan. 

"Saya merasa tidak aman di sini. Jadi saya mohon, orang kedutaan, selamatkan saya dan anak-anak saya," ungkap Minhati, seperti dilansir ABS-CBN

Baca: WNI Diduga Istri Pimpinan Teroris, Kemenlu Upayakan Konfirmasi Kewarganegaraan

Minhati mengaku membaca berita kematian suaminya di internet. Omar Maute tewas dalam pertempuran antara pasukan Filipina melawan simpatisan Islamic State (ISIS) di kota Marawi. 

Pertemuan pertama Minhati dan Omar berlangsung di sebuah sekolah di Mesir. Mereka menikah setelah lulus, kemudian menetap di Indonesia sebelum akhirnya kembali ke Filipina.

Direktur Regional Kepolisian Mindanao Utara Timoteo Pacleb mengatakan Minhati ditangkap di sebuah rumah di Steele Makers Subdivision sekitar pukul 09.30 pagi waktu setempat.

Dia ditangkap bersama enam anaknya, yang semua masih di bawah umur. Pacleb berkoordinasi dengan Departemen Kesejahteraan dan Perkembangan Sosial Filipina untuk menangani keenam anak Minhati. 

Polisi menemukan empat blasting cap atau detonator, dua kabel detonator dan sebuah sumbu peledak. Pacleb mengatakan sejumlah barang sitaan itu dapat digunakan dalam kasus terorisme terhadap Minhati. 

Kepolisian Mindanao Utara mengaku sedang berkoordinasi agar dapat berkomunikasi dengan KBRI Manila.

Kepala Kepolisian Nasional Filipina Jenderal Ronald "Bato" Dela Rosa mengatakan sebelumnya bahwa WNI yang diduga istri Omar Maute itu juga dianggap sebagai target buruan Manila.

 


(WIL)