Rouhani Minta Macron Atasi Kelompok Oposisi Iran di Prancis

Sonya Michaella    •    Rabu, 03 Jan 2018 09:52 WIB
politik iraniran
Rouhani Minta Macron Atasi Kelompok Oposisi Iran di Prancis
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) saat bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani di New York, September 2017. (foto: AFP)

Teheran: Presiden Iran Hassan Rouhani mendesak Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk menindak tegas kelompok oposisi Iran yang berbasis di Prancis dan dianggap melawan Iran.

"Kami memiliki fakta bahwa ada sebuah kelompok oposisi Iran bernama Mujahidin-e-Khalq yang juga mengobarkan demonstrasi di Teheran," kata Rouhani dalam percakapan dengan Macron via telepon.

Dikutip dari AFP, Rabu 3 Januari 2018, Macron sempat mengungkapkan keprihatinannya terhadap kerusuhan yang sedang terjadi di Iran saat ini. Macron juga menekankan bahwa kebebasan berekspresi dan berdemonstrasi harus dihormati.

"Kelompok Mujahidin ini juga ada hubungan dengan Arab Saudi," lanjut Rouhani.

Menanggapi komentar dari pemerintah Iran, kelompok Mujahidin-e-Khalq menyatakan bahwa Pengawal Revolusi Iran-lah yang membunuh banyak pedemo di Teheran dan sekitarnya.

"Ribuan lainnya ditangkap dan ini adalah tindakan nyata dari rezim Iran yang diktaktor," sebut pernyataan resmi dari Mujahidin.

Namun, dikabarkan bahwa Macron sama sekali tidak menyebutkan atau menjawab soal keberadaan kelompok oposisi tersebut di Paris.

Sementara itu, Wakil Kepala Garda Revolusi Iran Jenderal Rassul Sanairad menyatakan bahwa Mujahidin dikendalikan oleh Arab Saudi dan beberapa negara Eropa untuk menciptakan kerusuhan di Iran.



(FJR)

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

Myanmar Sepakat Terima 1.500 Rohingya Setiap Pekan

4 hours Ago

Myanmar menyanggupi akan menyediakan tempat penampungan sementara bagi Rohingya yang kembali.

BERITA LAINNYA