KJRI Davao Masih Periksa Status Kewarganegaraan Istri Teroris Maute

Sonya Michaella    •    Kamis, 09 Nov 2017 12:03 WIB
wniterorisme di filipina
KJRI Davao Masih Periksa Status Kewarganegaraan Istri Teroris Maute
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: KJRI Davao kini sudah dua kali menemui Minhati Madrais, istri dari militan Omarkhayam Maute yang ditangkap di Iligan City, Filipina. Minhati saat ini berada di dalam tahanan setempat.
 
(Baca: WNI Diduga Istri Pimpinan Teroris, Kemenlu Upayakan Konfirmasi Kewarganegaraan).
 
"Konjen KJRI Davao sudah dua kali menemui yang bersangkutan dan memberikan bantuan untuk perlengkapan secukupnya di tempat tahanan," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir, saat memberikan keterangan kepada wartawan, di Kemenlu, Jakarta, Kamis 9 November 2017.
 
Status kewarganegaraan Minhati pun masih didalami oleh tim KJRI Davao. Pasalnya, Minhati memiliki suami warga negara Filipina dan otomatis keenam anaknya yang turut ditangkap juga memiliki dwi kewarganegaraan.
 
"Kita masih proses mendalami itu. Kita akan lihat ke depannya bagaimana setelah ada konfirmasi. Konjen Davao masih mendalami status kewarganegaraan," lanjut Arrmanatha.
 
Minhati ditangkap pada 5 November kemarin oleh Tim Gabungan Armed Forces of the Philippines (AFP) dan Philippine National Police (PNP), sekitar pukul 09.30 waktu setempat. Ia ditangkap beserta dengan empat anak perempuan dan dua anak laki-laki.
 
(Baca: WNI Diduga Istri Teroris Maute Minta Tolong ke KBRI Manila).
 
Suaminya, salah satu pimpinan kelompok militan Maute, Omar Khayam Maute, dinyatakan telah tewas dalam operasi militer Filipina di Marawi.
 
Menurut catatan imigrasi Filipina, Minhati tiba di Manila tahun 2015. Paspor Minhati pun dinyatakan sudah habis masa berlakunya pada Januari 2017.
 
Dalam penangkapan, beberapa barang bukti turut disita, seperti empat blasting cap atau detonator, dua kabel detonator dan sebuah sumbu peledak.


(FJR)