Delapan Perompak WNI Dijatuhi Hukuman Pengadilan Malaysia

Sonya Michaella    •    Selasa, 29 Nov 2016 08:16 WIB
wni
Delapan Perompak WNI Dijatuhi Hukuman Pengadilan Malaysia
Delapan perompak asal WNI akhirnya dijatuhi hukuman penjara oleh Malaysia (Foto: Strait Times)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Delapan orang Warga Negara Indonesia (WNI) dijatuhi hukuman penjara selam 15 hingga 18 tahun oleh pengadilan Malaysia karena terbukti membajak kapal tanker minyak, tahun lalu.

Pembajakan ini terjadi pada 11 Juni 2015 di mana kapal tanker MT Orkim Harmony membawa sekitar 6.000 ton bensin yang bernilai sekitar USD5,6 juta dibajak oleh delapan orang.

Dilansir Bangkok Post, Selasa (29/11/2016), enam dari pembajak tersebut dijatuhi hukuman selama 15 tahun penjara dan lima hukum cambuk. Sementara, dua lainnya dijatuhi hukuman 18 tahun penjara. 

"Delapan WNI ini mengaku bersalah setelah mereka didakwa di Johor.  Kami memang berkomitmen untuk menjatuhi hukuman berat kepada para pembajak kapal," tegas seorang pejabat Badan Penegakan Maritim Malaysia.

Delapan tersangka ini sempat melarikan diri dari sergapan polisi ketika akan ditangkap. Namun, pihak kepolisian dengan menggunakan kapal bergegas melakukan pencarian.

Para pembajak kemudian terdampar di barat daya pulau Tho Chu, Vietnam dengan menggunakan sekoci. Ternyata, mereka mengalami kecelakaan sepekan setelah melakukan pembajakan.

Sempat bersembunyi di Vietnam, akhirnya pejabat dan otoritas lokal menangkap mereka dan menemukan uang dengan jumlah cukup besar. Disinyalir, uang tersebut adalah hasil bajakan di kapal tanker Orkim Harmony.

Delapan perompak WNI diekstradisi ke Malaysia pada Minggu 25 November kemarin setelah ditahan oleh pihak berwenang Vietnam selama 18 bulan.


(WIL)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA