Micro Hydro, Energi Terbarukan yang Dibutuhkan Indonesia

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 05 Oct 2017 17:26 WIB
indonesia-as
Micro Hydro, Energi Terbarukan yang Dibutuhkan Indonesia
Indonesia sendiri saat ini baru memiliki kurang dari 10 persen energi terbarukan. Padahal, pada 2025 targetnya mencapai 23 persen. (Foto:Antara/Rivan Awal Lingga)

Metrotvnews.com, Jakarta: Energi terbarukan menjadi salah satu hal penting yang dibutuhkan Indonesia untuk dapat membangun negeri. Hal ini yang kemudian menjadi dasar pemikiran bagi anak remaja berusia 17 tahun, Gamma Thohir.

Anak bos tambang batubara Adaro Energy Tbk ini menelurkan ide untuk membuat proyek micro hydro sebagai energi pembangkit tenaga listrik. Micro hydro bukan sebuah ide baru, namun hal ini merupakan energi terbarukan bagi Indonesia.

"Dunia semakin lama semakin tua dan kita perlu memiliki energi terbarukan agar di masa depan bisa menolong yang lain," ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra saat membuka acara Micro Hydro: Igniting Light, Sparking Hope, di @america, Jakarta, Kamis 5 Oktober 2017.

Salah satu energi terbarukan itu adalah micro hydro. Karenanya Arcandra mengaku sangat bangga ada anak Indonesia yang masih sangat muda berpikiran untuk membantu sesama yang daerahnya masih belum teraliri listrik.

"Gamma memberikan sebuah hal yang luar biasa bagi masyarakat kita. Dia membantu sesama denhan caranya," imbuhnya.

Micro hydro yang dibuat Gamma bertenaga 40 kilo watt. Meski cukup kecil, namun inovasinya ini membantu warga desa adat Cipta Gelar di daerah Sukabumi, Jawa Barat.

Indonesia sendiri saat ini baru memiliki kurang dari 10 persen energi terbarukan. Padahal, pada 2025 targetnya mencapai 23 persen.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pembangunan-pembangunan pembangkit listrik yang menggunakan EBT, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC).

"Target pemerintah sudah jelas, EBT dalam bauran energi sebesar 23 persen pada 2025. Yang terbaru adalah energi arus laut," ujar Jonan.

Dengan adanya inovasi micro hydro ini, diharapkan rasio elektrifikasi yang semula hanya 92 hingga 93 persen, bisa meningkat menjadi 97 persen. "Walaupun hanya 40 kilo watt, namun dapat dimanfaatkan secara maksimal. Daripada 10 ribu kilo watt tapi penggunaannya tidak optimal," serunya.

Micro hydro merupakan energi terbarukan yang menggunakan arus air sebagai medianya. Di desa adat Cipta Gelar, pembangunan fasilitas energi terbarukan ini berada di Sungai Cicemet.

 


(WAH)