Pencarian MH370 Dimulai Lagi, Malaysia Tidak Terlalu Berharap

Arpan Rahman    •    Sabtu, 06 Jan 2018 18:13 WIB
misteri mh370
Pencarian MH370 Dimulai Lagi, Malaysia Tidak Terlalu Berharap
Salah satu kapal yang mencari MH370 di Samudera Hindia pada 3 Desember 2015. (Foto: AFP/ATSB)

Kuala Lumpur: Pencarian pesawat Malaysia Airlines dengna nomor penerbangan MH370 dimulai kembali setelah setahun dihentikan.

Sebuah perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) telah mengirim kapal guna melacak puing-puing MH370 di Samudera Hindia bagian selatan. Ini menyusul persetujuan pemerintah Malaysia akan upaya menghidupkan kembali pencarian MH370.

Boeing 777 menghilang dalam penerbangan dari Kuala Lumpur ke Beijing dengan 227 penumpang dan 12 awak kapal pada Maret 2014. Malaysia, Tiongkok, dan Australia membatalkan pencarian resmi yang sudah berlangsung 1.046 hari tahun lalu.

Laporan terakhir Biro Keselamatan Penerbangan Australia (ATSB) mengenai pencarian mengakui bahwa pihak berwenang tidak banyak mengetahui musabab hilangnya pesawat, atau lokasinya sebenarnya.

Menteri Transportasi Malaysia Liow Tiong Lai mengatakan, Sabtu 6 Januari 2018, bahwa pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan pencarian.



"Dasar penawaran dari Ocean Infinity didasarkan pada 'tidak ada penemuan, tidak ada imbalan,'" katanya.

Ini artinya Ocean Infinity baru akan dibayar jika berhasil MH370.

"Itu berarti mereka bersedia mencari di daerah seluas 25.000 kilometer persegi, yang ditunjukkan oleh kelompok ahli di dekat perairan Australia," tambahnya seperti dikutip ITV, Sabtu 6 Januari 2018.

Namun, dia berkata: "Saya tidak ingin terlalu banyak berharap."

Ocean Infinity mengatakan dalam pernyataan terbaru bahwa kapal pelacak mereka, yang meninggalkan pelabuhan Durban di Afrika Selatan pada Selasa, memanfaatkan kondisi cuaca baik untuk bergerak menuju "sekitar zona pencarian."


(WIL)