Pejabat Keamanan Pakistan Serang dan Menahan Wartawan

Arpan Rahman    •    Rabu, 26 Jul 2017 19:04 WIB
jurnalis
Pejabat Keamanan Pakistan Serang dan Menahan Wartawan
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, New York: Polisi Pakistan dihimbau melancarkan penyelidikan menyeluruh atas tuduhan bahwa pejabat Badan Investigasi Federal (FIA) menyerang dan sempat menahan sebentar wartawan di Islamabad pekan lalu. Imbauan itu diserukan Committee to Protect Journalists (CPJ), Selasa 25 Juli 2017.
 
Seorang petugas FIA pada 21 Juni diduga telah melecehkan dan menahan reporter Saba Bajeer dan Aitzaz Hassan dari Dawn News Channel. Insiden itu terjadi saat mereka menanyai Muhammad Zafar-ul-Haq Hijazi, kepala Komisi Sekuritas dan Bursa Pakistan, di sebuah rumah sakit di Islamabad. Di rumah sakit itu, Hijazi diperiksa menyusul penangkapannya atas tuduhan melakukan penyelewengan, menurut laporan berita.
 
Bajeer berkata kepada CPJ bahwa seorang petugas FIA berkeras agar dia menghapus foto Hijazi yang diambilnya dengan teleponnya, dan dia setuju untuk melakukannya. Namun saat reporter wanita itu menolak menyerahkan teleponnya, petugas tersebut mencengkeram tangannya dan mendorongnya hingga mepet ke dinding. Pejabat itu juga menjangkau Hassan lalu mengambil telepon genggam dan kartu memorinya, Dawn melaporkan.
 
Bajeer mengaku petugas tersebut kemudian menahan dirinya dan Hassan selama satu jam. Sambil terus mengancam dan menghina dia, serta memaksa mereka untuk menulis dan menandatangani permintaan maaf. Tim Channel 24 dan reporter lainnya tiba di rumah sakit buat membantu keduanya. 
 
"Namun petugas FIA menyerang mereka, menyebabkan luka ringan, dan merusak peralatan kamera wartawan," kata Bajeer. Dawn melaporkan bahwa anggota keluarga Hijazi juga menyerang para jurnalis tersebut.
 
Menteri Dalam Negeri Pakistan Chaudhary Nisar Ali Khan meminta sebuah laporan mengenai insiden tersebut, menurut Dawn. Ahmed Latif, pejabat direktur FIA, juga memerintahkan penyelidikan, menurut surat kabar The Nation. Namun polisi tidak membuka penyelidikan kriminal, menurut Dawn. Para wartawan lalu menggelar protes di Islamabad, akhir pekan lalu, guna meminta polisi membuka Laporan Informasi Awal, langkah pertama menuju penyelidikan kriminal, mengenai dugaan serangan tersebut, Dawn melaporkan.
 
"Polisi Pakistan harus menunjukkan bahwa tidak seorang pun, bahkan petugas penegakan hukum federal, berada di atas undang-undang, dan bahwa wartawan tidak dapat diserang karena mengajukan pertanyaan dan mengambil foto," kata Steven Butler, koordinator program Asia di CPJ. 
 
"Saba Bajeer dan Aitzaz Hassan hanya melakukan pekerjaan mereka dan tidak melakukan apa-apa untuk boleh diserang atau ditahan," cetusnya seperti rilis Committee to Protect Journalists , yang dikutip Metrotvnews.com, Selasa 25 Juli 2017.
 
Pejabat FIA tidak menanggapi panggilan telepon CPJ maupun email yang meminta komentar.
 
"Saya tidak ingin apa yang terjadi pada saya terjadi pada jurnalis lain," kata Bajeer kepada CPJ. "Jika tindakan seperti ini terus terjadi, akan membuat perempuan dan jurnalis lebih sulit melakukan pekerjaan mereka," pungkasnya.



(FJR)