Seorang WNI Babak Belur Dipukuli di Korsel

Sonya Michaella    •    Senin, 04 Sep 2017 12:49 WIB
kecelakaan korselwni
Seorang WNI Babak Belur Dipukuli di Korsel
Ilustrasi by Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Seoul: Seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) mengaku dipukuli seorang penjaga sebuah klub di Busan, Korea Selatan (Korsel) sekitar tengah malam pada Jumat 1 September kemarin.

Jessica Setia, 21 tahun, yang telah tinggal di Korsel selama dua tahun sebagai pelajar ini dilaporkan menderita luka sedalam 0,5 sentimeter di bibir dan memar di dagu. 

"Dia (penjaga klub) membiarkan teman-teman saya yang warga negara Korea masuk dengan mudah. Tapi ia melarang saya dan satu teman saya lagi yang warga negara Indonesia untuk masuk," kata Jessica, dikutip dari Korea Herald, Senin 4 September 2017.

Ketika ingin memberikan kartu identitas, tiba-tiba ia dan temannya yang bernama Gabrielle, didorong. Kartu identitasnya pun dibuang ke trotoar.

Perkelahian pun terjadi dan ia dipukul beberapa kali oleh petugas penjaga klub. Dua WNI ini mengklaim, mereka dilarang masuk karena kewarganegaraannya.

Klub yang dituju Jessica dan Gabrielle ini mengaku tak ada diskriminasi berdasarkan etnis maupun gender malam itu. 

"Klub kami memeriksa identitas semua tamu, terlepas dari etnis mereka, melalui prosedur yang sama. Tidak ada diskriminasi rasial sama sekali," jelas klub tersebut dalam sebuah pernyataan.

Klub itu mengatakan, perkelahian terjadi karena Jessica-lah yang pertama kali menggunakan kata-kata kasar dan mengarahkan tinju pertama kali ke penjaga klub, sehingga penjaga klub pun membutuhkan pembelaan diri.

Sementara itu, Kantor Polisi Seomyeon Busan mengonfirmasi bahwa penyelidikan sedang dilakukan dan mereka yang terlibat akan dipanggil untuk bersaksi. 

Foto yang menunjukkan Jessica berdarah dengan mulut terluka pun sudah tersebar di media sosial. Banyak komentar dan dukungan yang diberikan oleh warga asing di Korsel. Bahkan, mereka juga mengaku pernah mendapat perlakuan diskriminatif di Korsel.


(WIL)

Bersama Membantu Rohingya

Bersama Membantu Rohingya

1 hour Ago

AUNG San Suu Kyi oleh dunia internasional sesungguhnya dinilai memiliki semua prasyarat yang diperlukan…

BERITA LAINNYA