Rumah Tanpa Ventilasi Terbakar, 10 Warga India Tewas

Arpan Rahman    •    Kamis, 13 Jul 2017 12:02 WIB
kebakaran
Rumah Tanpa Ventilasi Terbakar, 10 Warga India Tewas
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Najran: Sedikitnya 10 orang India tewas dan enam lainnya luka-luka, pada Rabu 12 Juli 2017, saat kebakaran besar melanda sebuah rumah tanpa jendela di Arab Saudi.
 
Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj di New Delhi mengatakan pejabat konsulat India di Jeddah bergegas ke Najran setelah kejadian tersebut.
 
"Saya mengetahui tragedi kebakaran di Najran di mana kita telah kehilangan 10 warga negara India dan enam orang terluka berada di rumah sakit," katanya dalam sebuah tweet.
 
Tanggapan itu muncul setelah seorang wanita, Vidya S, meminta bantuan Menlu India untuk mengembalikan jenazah salah satu dari mereka yang tewas dalam insiden.
 
"Saya telah berbicara dengan Konsul Jenderal Jeddah, Najran berada 900 Km dari Jeddah, staf kami sedang menuju ke sana dengan penerbangan pertama yang tersedia," tuturnya.
 
"Konsul Jenderal kami berhubungan dengan Gubernur Najran, dia memperbarui informasi secara reguler," kata Swaraj, seperti dikutip Times of India dari laporan PTI, Kamis 13 Juli 2017.
 
Selain 10 warga India, orang-orang lain yang tewas belum diketahui identitasnya. Sebelumnya, Arab News, mengutip pertahanan sipil Saudi, mengatakan bahwa 11 pekerja tewas dan enam lainnya terluka dalam kebakaran di kota Najran selatan. Semua korban berasal dari India dan Bangladesh.
 
"Pemadam kebakaran memadamkan api di rumah tua yang tidak memiliki jendela berventilasi. Sebelas orang meninggal karena sesak napas, dan enam lainnya terluka," di Provinsi Najran, Afghanistan selatan, kata pertahanan sipil dalam sebuah tweet.
 
Para pekerja, yang tergabung dalam perusahaan konstruksi, tinggal di dekat area pasar emas di distrik Faisaliah. Api menyala karena korsleting di unit pendingin ruangan lama, menurut informasi primer. Di antara enam pekerja yang cedera, empat dari India, demikian laporan Saudi Gazette.
 
Saat dihubungi, Kedutaan Besar India di Riyadh mengatakan kepada PTI bahwa pihaknya tidak memiliki rincian mengenai kejadian tersebut.
 
Gubernur Najran Pangeran Jluwi bin Abdelaziz memerintahkan pembentukan sebuah komite demi menyelidiki insiden kebakaran ini. Kantornya akan mengawasi komite tersebut, yang mencakup perwakilan dari Pertahanan Sipil, Kotapraja, dan Kementerian Tenaga Kerja serta Pembangunan Sosial, kata laporan tersebut.
 
Pangeran Jluwi menyatakan keprihatinannya sebab tidak adanya kontrol atas tempat tinggal pekerja asing dan peran tim lapangan Pertahanan Sipil dan Kota, seperti dilaporkan Saudi Press Agency yang dikelola pemerintah.
 
Dia katakan bahwa entitas ini harus menyetop perusahaan dari menyewa bangunan yang tidak layak huni.
 
Kerajaan kaya minyak Saudi adalah hunian bagi sembilan juta pekerja asing, banyak dari mereka berasal dari Asia Selatan.



(FJR)