Jokowi Kecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem

Sonya Michaella    •    Jumat, 11 May 2018 09:56 WIB
amerika serikatisrael palestina
Jokowi Kecam Pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem
Presiden Joko Widodo. (Foto: MI/ Ramdani).

Bogor: Presiden RI Joko Widodo mengecam keras rencana Amerika Serikat (AS) yang akan memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem, pada 14 Mei 2018.

Pasalnya, pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem ini secara langsung juga mengukuhkan pengakuan AS bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. 

“Indonesia mengecam keras rencana pemindahan  Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. Tindakan tersebut melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB (DK PBB) dan Majelis Umum PBB,” tegas Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jumat 11 Mei 2018.

Baca: Abbas Desak Amerika Latin Tak Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Presiden juga mendesak agar DK PBB dan Majelis Umum PBB untuk segera membahas isu tersebut dan mengambil langkah selanjutnya terkait pemindahan kedubes tersebut.

“Indonesia juga mengimbau negara lain agar tak mengikuti langkah Amerika memindahkan kedubesnya ke Yerusalem,” kata dia.

Dia mengatakan pula bahwa langkah dan tindakan AS tersebut telah mengancam dan merusak perdamaian. 

Baca: Papan Petunjuk Jalan Kedubes AS di Yerusalem Dipasang

“Indonesia akan selalu bersama Palestina. Perdamaian Palestina akan selalu berada di jantung politik luar negeri Indonesia,” tukas dia.

Pemindahan kedubes rencananya akan dilaksanakan pada 14 Mei mendatang, waktu setempat. Hingga saat ini, sejumlah papan penunjuk jalan menuju Kedubes AS di Yerusalem telah terpasang dalam tiga bahasa yakni Bahasa Inggris, Ibrani dan Arab.


(FJR)