MPR Berharap Warga Selandia Baru Tak Campuri Urusan Papua

Carissa Paramitha    •    Jumat, 16 Sep 2016 17:27 WIB
papua
MPR Berharap Warga Selandia Baru Tak Campuri Urusan Papua
Warga Papua Barat membuat kerajinan (Foto: Media Indonesia)

Metrotvnews.com, Wellington: Delegasi anggota MPR RI yang melakukan kunjungan ke Wellington, Selandia Baru, berharap tidak ada pihak luar yang mencampuri isu Papua.
 
Sebelumnya Kelompok Solidaritas Papua Barat di Selandia Baru, menyampaikan petisi ke parlemen di wellington. petisi tersebut sudah beredar sejak September.
 
Hingga saat ini petisi sudah ditandatangani lebih dari 1.300 warga Selandia Baru. Petisi itu menuntut parlemen untuk mendorong pemerintah Selandia Baru mengambil tindakan terkait situasi hak asasi manusia di Papua Barat.
 
Petisi juga menuntut penegakan hak masyarakat adat di Papua Barat, serta kebebasan untuk berkumpul dan berpendapat.
 
Menanggapi petisi ini, delegasi MPR RI yang dipimpin Wakil Ketua MPR RI Mahyudin dan Evert Ernest Mangindaan bertemu dengan parlemen Selandia Baru, di wellington. Indonesia mengharapkan dukungan politik, serta menegaskan bahwa isu Papua adalah isu dalam negeri Indonesia.
 
"Jadi kami mengharapkan tidak ada pihak luar yang ikut campur. Bahwa Indonesia pada saat ini tengah fokus membangun Indonesia, termasuk di dalamnya Papua. Dengan memberikan otonomi khusus agar percepatan pembangunan di Papua bisa mengejar daeah-daerah lainnya. Juga mendengarkan hak asasi manusia sudah semakin baik di Indonesia," ujar Mahyudin, di Wellington, Selandia Baru, Jumat (16/9/2016).
 
Delegasi MPR RI dalam kunjungan persahabatan ke Selandia Baru, turut menyempatkan memberikan sosialisasi empat pilar MPR RI. Sosialisasi ini dilakukan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Wellington.
 
Sosialisasi yang wajib dilaksanakan setiap anggota MPR di Indonesia ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme yang kuat. Khususnya bagi sekitar empat ribu warga Indonesia di Wellington.



(FJR)