Denmark Sumbang Rp11,8 M Bantu Olah Limbah Plastik Laut Indonesia

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 28 Nov 2017 18:04 WIB
indonesia-denmark
Denmark Sumbang Rp11,8 M Bantu Olah Limbah Plastik Laut Indonesia
Denmark sumbangkan dana sebesar Rp11,8 miliar untuk membantu agenda kelautan Indonesia (Foto: Marcheilla Ariesta).

Jakarta: Denmark menyumbangkan dana sebesar Rp11,8 miliar untuk membantu agenda kelautan Indonesia dalam hal tata kelola limbah di laut. Sumbangan ini diberikan dan dikelola lewat Bank Dunia.
 
Karenanya, hari ini, Selasa, 28 November 2017, ditandatangani kontribusi Denmark untuk Oceans, Marine Debris and Coastal Resources Multi-Donor Trust Fund (OMC-MDTF) oleh Direktur Wilayah Bank Dunia Rodrigo A. Chaves dengan Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Rasmus Abildgaard Kristensen. Penandatanganan disaksikan oleh Perdana Menteri Denmark Lars Lokke Rasmussen dan Menteri Koordinator Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan.
 
"Seperti Indonesia, Denmark memiliki sejarah maritim yang panjang. Itu sebabnya kami sangat tertarik untuk mendukung agenda kelautan Indonesia," ujar PM Rasmussen, di Museum Bahari, Jakarta.
 
PM Rasmussen mengakui pemerintah Denmark merasa bangga karena menjadi negara pertama yang memberikan dukungan pada OMC-MDTF.  
 
"Bagi kami, sudah saatnya inisiatif ini hadir untuk mengurangi sampah dan memperbaiki tata kelola kelautan Indonesia," ucapnya.
 
OMC-MDTF ini akan menjadi landasan perlindungan laut Indonesia. Karenanya landasan ini bisa meningkatkan insiatif dan investasi yang ada untuk memperbaiki pengolahan limbah padat di kota-kota pesisir, untuk mengurangi limbah plastik dan limbah lainnya di laut.
 
Menko Luhut mengatakan bahwa untuk mencapai pertumbuhan ekonomi kelautan berkelanjutan, maka masalah mengenai laut dan pengolahan limbah sampah sangat penting. Karenanya, pemerintah telah berkomitmen untuk mengalokasikan dana sebesar USD1 miliar selama lima tahun untuk mengumpulkan lebih banyak sumber daya.
 
"Kami sangat menghargai dukungan internasional untuk pengolahan limbah sampah di laut, seperti yang ditunjukkan Denmark hari ini," katanya.
 
Kesepakatan ini menunjukkan hubungan dan kerja sama yang kuat antara Indonesia, Denmark dan Bank Dunia dalam menangani masalah kelautan. Dia berharap kerja sama ini dapat memberikan hasil positif bagi agenda kelautan Indonesia.



(FJR)