Trump Tawarkan Diri jadi Mediator Laut China Selatan

Sonya Michaella    •    Senin, 13 Nov 2017 09:20 WIB
laut china selatan
Trump Tawarkan Diri jadi Mediator Laut China Selatan
Presiden AS Donald Trump saat bertemu dengan Presiden Vietnam Tran Dai Quang. (Foto: ANTARA)

Hanoi: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menawarkan dirinya untuk menjadi mediator dalam kasus sengketa Laut China Selatan. Berbicara di Vietnam, Trump mengklaim dirinya adalah mediator dan abritrator yang sangat baik.

Sengketa Laut China Selatan menjadi polemik menahun di antara negara-negara Asia, seperti Vietnam, Tiongkok, Filipina, Taiwan, Malaysia dan Brunei.

"Jika saya dapat membantu menengahi atau melakukan arbitrase, tolong beritahu saya," ucapnya sebelum bertemu dengan Presiden Vietnam Tran Dai Quang.

Dikutip dari Sky News, Senin 13 November 2017, Trump bahkan mengakui bahwa sengketa perairan strategis ini adalah sebuah masalah. 

Menanggapi tawaran Trump ini, sejumlah pejabat Vietnam mengatakan bahwa mereka sudah mencapai kesepakatan dengan Tiongkok untuk mengatasi sengketa Laut China Selatan.

Menurut para pengamat, tawaran yang sama juga mungkin akan diutarakan Trump saat bertemu dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Namun, telah ada tanggapan dari Menteri Luar Negeri Filipina Alan Peter Cayetano.

"Kami sangat berterima kasih atas tawasan Presiden Trump. Namun, tentunya negara yang bersengketa akan lebih baik menjawab sebagai sebuah kesatuan," ujar Cayetano.

Menurut kabar yang beredar, Duterte sendiri telah membicarakan sengketa Laut China Selatan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping ketika bertemu di sela KTT APEC di Da Nang, Vietnam.



(FJR)