Bangladesh Buru Warganya yang Menikah dengan Rohingya

Sonya Michaella    •    Selasa, 10 Oct 2017 09:52 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Bangladesh Buru Warganya yang Menikah dengan Rohingya
Salah seorang wanita Rohingya yang sudah berada di Cox's Bazar sejak 2016. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Dhaka: Bangladesh kini sedang memburu salah satu warganya yang diduga telah menikahi seorang pengungsi Rohingya. Pernikahan ini disinyalir terjadi pada bulan lalu.

"Kami memburu Shoaib Hossain Jewel. Kami sudah ke rumahnya di Desa Charigram, tapi dia tidak ada. Orang tuanya juga tidak mengetahui dia di mana," kata Kepala Kepolisian Singair, Khandaker Imam Hossain, dikutip dari AFP, Selasa 10 Oktober 2017.

Sejak 2014, Pemerintah Bangladesh melarang warganya menikahi pengungsi Rohingya. Pada saat itu, gelombang pengungsi Rohingya sedang meningkat karena krisis di Rakhine State, Myanmar.

Aturan tersebut diberlakukan karena diduga Rohingya kerap menggunakan pernikahan dengan warga lokal agar mendapatkan status kewarganegaraan.

Tetapi, ayah dari Jewel mengatakan bahwa jika memang anaknya menikahi salah satu pengungsi Rohingya, dipastikan tidak ada kaitannya dengan modus tersebut.

"Jika seorang warga Bangladesh bisa menikahi orang Kristen dan dari agama lain, apa yang salah jika anak saya menikahi Rohingya? Dia menikahi seorang Muslim yang ditampung di Bangladesh," tutur dia.

Menurut kabar yang beredar, Jewel yang bekerja sebagai guru, bertemu dengan Rafiza --pengungsi Rohingya-- saat wanita itu dan keluarganya mengungsi ke rumah seorang imam di Singair.

Mereka kemudian berpacaran sehingga Jewel nekat untuk pergi ke Cox's Bazar dan meminta restu kepada orang tua Rafiza dan pasangan tersebut kemudian menikah.



(FJR)