Korsel Berharap Kemajuan Substantif di KTT Kedua Trump-Kim

Willy Haryono    •    Rabu, 06 Feb 2019 18:18 WIB
korea utarakorea selatanAmerika Serikat-Korea Utara
Korsel Berharap Kemajuan Substantif di KTT Kedua Trump-Kim
Presiden AS Donald Trump (kanan) dan pemimpin Korut Kim Jong-un di Singapura, 12 Juni 2018. (Foto: AFP/SAUL LOEB)

Seoul: Kantor kepresidenan Korea Selatan menyerukan Amerika Serikat dan Korea Utara untuk menggunakan Konferensi Tingkat Tinggi kali kedua di Vietnam pada akhir bulan ini untuk melangkah maju menuju "kemajuan konkret dan substantif" dalam hal denuklirisasi.

Berbicara dalam konferensi pers, juru bicara kepresidenan Korsel Kim Eui-keum mengatakan bahwa Seoul "menyambut baik" pengumuman Presiden AS Donald Trump bahwa KTT kedua dengan pemimpin Korut Kim Jong-un akan digelar di Vietnam pada 27 dan 28 Februari.

"Kedua pemimpin sudah mengambil langkah pertama untuk mengakhiri perseteruan selama 70 tahun dalam pertemuan di Singapura," kata Kim kepada awak media, merujuk pada KTT perdana Trump dan Kim pada Juni 2018.

"Kami berharap keduanya akan mengambil langkah yang lebih konkret dan substantif di Vietnam," lanjut dia, seperti dikutip dari kantor berita NK News, Rabu 6 Februari 2019.

Baca: KTT II Donald Trump - Kim Jong-un di Vietnam

Bulan lalu, Presiden Korsel Moon Jae-in juga menyerukan Pyongyang dan Washington untuk menyepakati "langkah-langkah konkret" di KTT kedua mereka. Moon mengatakan KTT perdana di Singapura hanya menghasilkan "perjanjian abstrak."

Keterangan pers Seoul di Blue House juga mengapresiasi pemilihan tempat KTT kedua Trump dan Kim. "Vietnam dan AS sudah menjadi teman, walau dulu sempat saling berperang," ujar Kim.

"Vietnam akan menjadi lokasi yang baik bagi Korut dan AS untuk membuat sejarah bagi," tambah dia.

Kementerian Luar Negeri Vietnam juga menyambut baik pengumuman Trump. "Kami mendukung kuat dialog untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea," tulis Kemenlu Vietnam di Twitter.

Utusan khusus AS untuk Korut, Stephen Biegun, dijadwalkan terbang ke Pyongyang pekan ini untuk mengkoordinasikan KTT kedua. Ia ingin memastikan pertemuan lanjutan Trump dan Kim dapat menelurkan hasil konkret, tidak seperti KTT pertama.


(WIL)