Prajurit AS Kembali Jadi Sasaran Serangan di Afghanistan

Arpan Rahman    •    Kamis, 03 Aug 2017 19:06 WIB
afghanistan
Prajurit AS Kembali Jadi Sasaran Serangan di Afghanistan
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Kabul: Militer Amerika Serikat (AS) di Afghanistan mengatakan bahwa empat tentara Amerika terluka dalam pengeboman bunuh diri yang sama di dekat kota Kandahar. Pada hari sebelumnya, yang menewaskan dua anggota dinas AS.
 
Pernyataan dikeluarkan di Kabul, pada Kamis 3 Agustus 2017, mengatakan luka-luka tidak mengancam nyawa mereka. Demikian diberitakan Associated Press, Kamis 3 Agustus 2017.
 
Menyusul penundaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam melepaskan korban jiwa Amerika dalam serangan di Afghanistan selatan -- yang mencerminkan pertengkaran yang muncul mengenai bagaimana militer harus menangani informasi tentang korban Amerika.
 
Dalam serangan Rabu 2 Agustus 2017, seorang pengebom bunuh diri menabrakkan mobilnya yang berisi bahan peledak ke sebuah konvoi NATO di luar Kandahar. Taliban dengan cepat mengambil tanggung jawab atas serangan tersebut.
 
Jenderal John Nicholson, komandan tertinggi AS di Afghanistan, sudah memerintahkan prosedur baru dalam melepaskan korban jiwa. Yang mendorong kritik untuk memberi masyarakat informasi dan transparansi lebih sedikit.



(FJR)