PM Singapura Sedih dengan Pernyataan Negatif Kedua Saudaranya

Fajar Nugraha    •    Rabu, 14 Jun 2017 17:14 WIB
singapura
PM Singapura Sedih dengan Pernyataan Negatif Kedua Saudaranya
PM Singapura Lee Hsien Loong (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Singapura: Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong merasa sedih dengan pernyataan dari kedua saudanya, Lee Wei Ling dan Lee Hsien Yang, yang menyatakan tidak percaya lagi dengan Hsien Loong.
 
Kedua adik dari PM Lee sebelumnya menuduh dirinya telah menggunakan kekuasaan untuk kepentingan pribadi. Sementara itu, Lee Hsien Yang merasa tidak nyaman dengan kondisi ini dan akan pindah dari Singapura.
 
 
"Saya merasa sedih dengan tuduhan yang mereka utarakan. Ho Ching (Istri PM Lee) dan saya membantah tuduhan tersebut, terutama ada tuduhan absurd saya memiliki ambisi politik meloloskan putra saya," tegas PM Lee Hsien Loong dalam pernyataannya, yang dikutip The Straits Times, Rabu 14 Juni 2017.
 
Pernyataan dari Lee Wei Ling dan Lee Hsien Yang menyebutkan bahwa akar permasalahan dipicu oleh nasib dari rumah keluarga peninggalan mantan Perdana Menteri Lee Kuan Yew, 38 Oxley Road. Menurut Hsien Yang dan Wei Ling, ayahnya sudah berpesan agar rumah peninggalannya untuk dirobohkan.
 
Sebelum wafat dua tahun lalu, Lee Kuan Yew tidak suka jika rumah itu dijadikan tempat pemujaan atas dirinya. Lee khawatir rumahnya akan dijadikan museum jika tidak dihancurkan.
 
"Setiap saudara tentu memiliki perbedaan, tetapi seharusnya setiap masalah harus tetap diselesaikan dalam keluarga. Sejak wafatnya ayah kami pada Maret 2015, sebagai putra tertua, saya selalu berupaya keras untuk memecahkan permasalahan di antara kami. Ini tentu sebagai rasa hormat kepada orangtua," tegas PM Lee.
 
"Apa yang telah dikeluarkan oleh saudara saya, sudah melukai warisan dari ayah kami," imbuhnya.
 
PM Lee yang saat ini berada di luar negeri untuk berlibur menyatakan akan menyelesaikan masalah ini, pada akhir pekan.



(FJR)

Waspadai Infiltrasi Ideologi

Waspadai Infiltrasi Ideologi

3 hours Ago

Infiltrasi ideologi merupakan ancaman di balik cepatnya perkembangan teknologi. Namun pendekatan…

BERITA LAINNYA