Wanita India Dilecehkan di Malam Tahun Baru, Menteri Salahkan 'Budaya Barat'

Arpan Rahman    •    Selasa, 03 Jan 2017 17:56 WIB
india
Wanita India Dilecehkan di Malam Tahun Baru, Menteri Salahkan 'Budaya Barat'
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Bengaluru: Pesta-pora Tahun Baru berubah jadi mimpi buruk bagi beberapa wanita yang diduga dicabuli, meskipun sejumlah besar polisi berjaga, di sebuah arena keramaian di pusat kota Bengaluru, India. 
 
Pelecehan itu menyulut kemarahan meluas, bahkan Menteri Dalam Negeri memicu kontroversi dengan menyalahkan anak-anak muda menganut "cara Barat" hingga insiden terjadi.
 
Ketua Komisi Nasional Perempuan India (NCW) Lalitha Kumaramangalam murka pada polisi dan menantang pernyataan Mendagri G Parameshwara, menuntut agar dia mengundurkan diri. NCW serta Komisi Perempuan Negara Bagian Karnataka juga mencari laporan terpisah dari pemerintah dan polisi atas insiden ini.
 
Polisi mengatakan mereka sedang menyelidiki penyebab terkait dalam insiden yang diduga muncul, pada Sabtu 31 Desember malam, di sekitar persimpangan Brigade Road dan M G Road, di mana ribuan orang berkumpul untuk menyambut Tahun Baru.
 
Saksi mata menunjukkan bahwa para perempuan dilecehkan dan diraba-raba serta dikomentari cabul juga digerayangi oleh para penjahat larut malam Sabtu di kawasan mewah tersebut. Padahal diklaim bahwa 1.500 personel polisi sudah dikerahkan guna mengendalikan massa.
 
Para wanita tanpa teman laki-laki harus mencari perlindungan kepada polisi wanita, yang sangat sedikit jumlahnya di lokasi. Para pemuda yang datang bersama teman perempuan mereka merasa kesulitan melindungi temannya, menurut saksi mata.
 
Berbicara kepada wartawan, Mendagri G Parameshwara berkomentar: "Ini tidak baik. Pasti kita akan menyelidikinya dan memastikan peristiwa ini tidak akan terulang."
 
"Ada kepentingan untuk meneliti bagaimana peristiwa tersebut dapat terjadi. Kita tidak punya 10.000 orang polisi," katanya seperti dikutip Tribune India dari laporan PTI, Selasa (3/1/2017).
 
Berbicara kepada saluran berita TV, Parameshwara berkata: "Sayangnya, apa yang terjadi adalah seperti yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa Tahun Baru di Brigade Road, Commercial Street, dan MG Road, sejumlah besar pemuda berkumpul. 
 
Anak-anak muda yang hampir seperti orang Barat, mereka mencoba mencontoh orang barat tidak hanya dalam pola pikir, tetapi bahkan berpakaian."
 
Pernyataan menteri memicu respons amarah dari Ketua NCW yang menuntut Mendagri harus mengundurkan diri dan meminta maaf kepada para wanita karena membuat komentar seperti itu.



(FJR)