Usai Cium Wanita, Duterte akan Mundur Jika Petisi Mencapai Target

Sonya Michaella    •    Rabu, 06 Jun 2018 14:43 WIB
filipina
Usai Cium Wanita, Duterte akan Mundur Jika Petisi Mencapai Target
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. (Foto: AFP)

Manila: Presiden Filipina Rodrigo Duterte akan mengundurkan diri dari jabatannya, jika petisi yang menentang aksinya mencium bibir seorang buruh migran di Seoul, Korea Selatan, mencapai jumlah yang ditargetkan. 

Bagi Duterte, ciuman itu hanya aksi untuk menghibur para pekerja migran Filipina di Seoul. Namun, kaum feminis dan para aktivis perempuan menyebut Duterte telah melakukan tindakan pelecehan.

"Jika ada cukup banyak wanita untuk menandatangani petisi untuk saya mundur, saya akan mundur," kata Duterte, dikutip dari Strait Times, Rabu 6 Juni 2018.

Ia juga mengklaim, mencium bibir adalah hal yang biasa dan diterima di budaya Filipina. Bahkan, ia kerap melakukannya saat masih menjabat sebagai Wali Kota Davao City.

"Selama kampanye, saya sering mencium setiap wanita di sana, dari bibir ke bibir," ujar dia.

Pernyataan kontroversial Duterte terkait perempuan dan lelucon soal pemerkosaan lantas dikritik habis-habisan di media sosial.
 
Para aktivis perempuan menyatakan, mereka tidak terima dengan pernyataan "seksis" Duterte dan meluncurkan kampanye #BabaeAko yang artinya Saya adalah Perempuan.

Namun, penasehat hukum presiden Salvador Panelo mengatakan aksi Duterte tersebut menunjukkan karakter sang presiden, yang juga memperlihatkan karakter seorang ayah dan dua pekerja migran tersebut juga terlihat senang setelah dicium Duterte. 


(WIL)