Pembelot Sebut Korut Tidak akan Hentikan Program Nuklir

Willy Haryono    •    Senin, 14 May 2018 13:10 WIB
amerika serikatkorea utara
Pembelot Sebut Korut Tidak akan Hentikan Program Nuklir
Pemimpin Korut Kim Jong-un. (Foto: KCNA)

Seoul: Korea Utara (Korut) tidak akan pernah menghentikan program nuklir mereka sepenuhnya. Hal tersebut disampaikan seorang pembelot menjelang pertemuan bersejarah antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan pemimpin Korut Kim Jong-un bulan depan.

"Rentetan diplomasi dan negosiasi saat ini tidak akan berakhir dengan pelucuran senjata secara menyeluruh, namun hanya pengurangan ancaman nuklir Korut," ujar Thae Yong-ho, mantan wakil duta besar Korut untuk Inggris. 

Thae melarikan diri dari jabatannya pada Agustus 2016. "Pada akhirnya, Korut akan tetap menjadi kekuatan nuklir dengan label negara tanpa senjata nuklir," tutur dia, kepada kantor berita Newsis asal Korea Selatan, Senin 14 Mei 2018.

Pernyatan Thae disampaikan menjelang pertemuan Trump dengan Kim di Singapura pada 12 Juni mendatang.

Bulan lalu dalam Konferensi Tingkat Tinggi Korea, Kim dan Presiden Korsel Moon Jae-in berkomitmen mendorong denuklirisasi di Semenanjung. Pyongyang juga menegaskan akan menghancurkan situs uji coba nuklirnya.

Sementara itu Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyatakan bahwa Washington bersiap menawarkan jaminan keamanan dan investasi swasta kepada Korut, jika Pyongyang bersedia menghentikan program senjata nuklirnya. 

Selama ini, Korut belum pernah mau membayarkan harga yang diminta AS untuk melakukan denuklirisasi menyeluruh. Korut menganggap program senjata nuklir sebagai satu-satunya jaminan terhadap keselamatan negara.


(WIL)