Syal Dipakai Menlu Retno Buatan Tangan Para Janda Palestina

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 07 Dec 2017 12:59 WIB
indonesia-palestinapalestina israel
Syal Dipakai Menlu Retno Buatan Tangan Para Janda Palestina
Menlu Retno Marsudi kenakan syal dari Palestina dalam pelaksanaan Bali Democracy Forum ke-10 (Foto: Marcheilla Ariesta).

Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menggunakan syal saat membuka Bali Democracy Forum ke-10 di Tangerang, Banten. Dia menceritakan bahwa syal tersebut dibuat oleh para janda Palestina di Jalur Gaza.
 
 
Menlu Retno menceritakan bahwa dia diberikan syal tersebut oleh warga Indonesia yang hidup di Gaza. Orang tersebut menjadi mitra Indonesia dalam memberikan bantuan yang diperlukan Palestina.
 
"Di dalam memberikan bantuan, salah satunya memberikan pemberdayaan kepada para janda dan scarf (syal) ini dibuat janda yang hidup di Gaza," ujar Menlu Retno kepada awak media, Kamis, 7 Desember 2017.
 
Menurut Menlu Retno, cerita yang ada dibalik syal ini sangat menyentuh karena dibuat para janda. Dia menuturkan bahwa Indonesia senantiasa membantu Palestina dalam segala hal.
 
Dipakainya syal tersebut, bertepatan dengan keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Sekali lagi saya menggunakan scarf ini untuk menunjukkan komitmen tidak hanya pemerintah Indonesia, namun masyarakat Indonesia, kita selalu bersama masyarakat Palestina," pungkasnya.
 
Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Rabu 6 Desember 2017, pukul 13.00 waktu setempat. Trump pun mengumumkan rencananya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem dan prosesnya segera dimulai. 
 
Terkait keputusan Trump ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun mengapresiasi penuh dan mengajak negara-negara lain untuk mengikuti jejak AS.

(FJR)