Tuduhan Penistaan Agama, Menteri Hukum Pakistan Mundur

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 27 Nov 2017 13:07 WIB
konflik pakistanpakistan
Tuduhan Penistaan Agama, Menteri Hukum Pakistan Mundur
Zahid Hamid mengundurkan diri di tengah tekanan massa. (Foto: MI/PANCA SYURKANI)

Islamabad: Menteri Hukum Pakistan Zahid Hamid mengundurkan diri di tengah kericuhan demonstrasi penistaan agama yang yang terjadi sejak awal November. Demonstrasi dilakukan kelompok Tehreek-i-Labaik Ya Rasool Allah Pakistan (TLYRAP)

TLYRAP menuding Hamid telah menistakan agama dengan mengubah aturan pemilihan umum.  Lewat perubahan aturan, ada peluang bagi tokoh Ahmadiyah untuk mendaftarkan diri sebagai kandidat pemilu.

Ahmadiyah adalah kelompok minoritas di Pakistan yang mendapatkan diskriminasi dari waktu ke waktu.

"Hamid menyerahkan pengunduran dirinya kepada Perdana Menteri Shahid Khaqan Abbasi pada Senin pagi," demikian laporan PTV, seperti dikutip laman AFP, Senin, 27 November 2017.

Pemerintah Pakistan meminta militer yang tangguh untuk ditempatkan di Islamabad pada Sabtu lalu. Hal ini dilakukan menyusul kerusuhan mematikan yang terjadi saat polisi mengusir demonstran yang melumpuhkan kota tersebut selama berminggu-minggu.


Pendemo dari TLYRAP. (Foto: AFP)

Setidaknya enam orang tewas dan 190 lainnya mengalami luka-luka dalam kericuhan. Sekitar 137 orang di antaranya adalah petugas keamanan.

Pasukan keamanan menembakkan gas air mata dan peluru karet saat demonstran memblokir jalan dan membakar kendaraan polisi di sekitar lokasi demo. 

Tindak kekerasan meningkat dan demonstrasi menyebar ke kota-kota besar lainnya seperti Lahore dan Karachi serta kota kecil lain di seluruh negeri. 

Pihak berwenang berusaha mengakhiri demonstrasi . TLYRAP sudah telah memblokir jalan raya utama menuju Islamabad sejak 6 November. Hal ini menyebabkan kekacauan lalu lintas di berbagai ruas jalan Pakistan.

 


(WIL)