Presiden Korsel Terima Suap Samsung Group

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 07 Mar 2017 03:36 WIB
politik korsel
Presiden Korsel Terima Suap Samsung Group
Presiden Korea Selatan Park Geun-hye. Foto: Widodo S. Jusuf/Antara

Metrotvnews.com, Seoul: Kejaksaan Khusus Korea Selatan menyebut Presiden Korea Selatan Park Geun-hye berkomplot dengan temannya, Choi Soon-sil, untuk menerima suap dari Samsung Group.

Seperti yang dikutip Reuters, Senin 6 Maret 2017, Jaksa penuntut umum mengatakan, suap tersebut untuk memperkuat kedudukan kepala Samsung Group, Jay Y Lee, di perusahaannya.

Dalam pernyataan tertulis merinci temuan penyelidikan itu, Kejaksaan Khusus mengatakan, badan usaha negara, National Pension Service, yang memiliki sebagian saham Samsung telah menyetujui penggabungan dua anak perusahaan Samsung Group pada 2015 meski harus rugi USD119,87 juta.

Penyelidikan itu juga dilakukan untuk mencari bukti penyalahgunaan wewenang yang melibatkan Park, yang dimakzulkan parlemen Korea Selatan pada Desember setelah dituding berkomplot dengan teman masa kecilnya, Choi.

Park diduga menggunakan kekuasaannya untuk menekan sejumlah perusahaan besar untuk mendanai pembentukan dua yayasan yang ditujukan untuk menjalankan program kebijakan sang presiden.

Saat ini, pemakzulan terhadap Park sedang ditangani oleh Mahkamah Konstitusi Korsel. Jika lembaga tinggi negara tersebut mengabulkan hasil dari parlemen, maka Park akan menjadi presiden terpilih pertama yang ditendang dari kantornya.

Mahkamah Konstitusi akan mengumumkan keputusannya pada bulan ini. Sebelumnya, pemimpin Samsung Group, Lee, telah ditangkap dan akan menjalani sidang pertama dugaan suap pada pekan ini.

"Kami telah bekerja keras menyiapkan kasus ini. Kami berpendapat sidang terhadap pemimpin Samsung ini akan menjadi sidang abad ini, di mana semua orang di dunia akan menyaksikannya," kata Park.

Sementara itu, hingga saat ini Samsung Group menolak menanggapi namun membantah melakukan pelanggaran hukum.





(AZF)


Solusi Damai AS Akan Buat Kesal Palestina dan Israel

Solusi Damai AS Akan Buat Kesal Palestina dan Israel

4 hours Ago

Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley, mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mendukung proposal Gedung…

BERITA LAINNYA