Malaysia Harus Cek DNA Keluarga Kim Jong-nam

Sonya Michaella    •    Jumat, 17 Feb 2017 10:33 WIB
korea utarapembunuhan kim jong-nam
Malaysia Harus Cek DNA Keluarga Kim Jong-nam
Kim Jong-nam (kiri), tewas dibunuh di Malaysia (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Otoritas Malaysia tidak akan mengirimkan jasad Kim Jong-nam, pria yang diyakini sebagai kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut) yang tewas dibunuh pada 13 Februari 2017 kemarin.

"Sejauh ini tidak ada anggota keluarga yang datang untuk membantu identifikasi. Kami membutuhkan sampel DNA dari anggota keluarga untuk mencocokkan profil dari pria yang meninggal ini," kata Kepala Polisi Selangor, Abdul Samah Mat.

Dilansir AFP, Jumat 17 Februari 2017, Korut dikabarkan telah meminta Malaysia untuk mengirimkan jasad Jong-nam ke Korut. Namun, Malaysia tidak akan mengirimkan jasad tersebut sebelum mencocokkan DNA.

Sementara, Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, mengatakan Malaysia akan bersedia untuk mengakomodasi permintaan dari Pyongyang untuk mengirimkan jasad Jong-nam.

Kini, sejumlah media di Korea Selatan (Korsel) memberitakan bahwa Jong-nam masuk ke Malaysia dengan paspor beridentitas nama yang berbeda, yaitu Kim Chol.

Menurut Ahmad, Korut telah meminta jasad Jong-nam untuk dikembalikan dengan meminta bantuan pihak kepolisian dan rumah sakit Malaysia.

Selain itu, Ahmad mengatakan insiden pembunuhan itu tidak akan memengaruhi hubungan antara Korut dan Malaysia.

"Tidak, kami mempertahankan dan kami ingin memperkuat hubungan kami dengan negara asing yang telah mendirikan kedutaan mereka di sini," ungkapnya.

Saat ini, tiga tersangka yang terduga terlibat dengan pembunuhan ini telah ditangkap otoritas Malaysia. Teridentifikasi, satu adalah Warga Negara Vietnam, lalu Warga Negara Indonesia, dan pria berkewarganegaraan Malaysia.

 


(WIL)