Menlu Retno akan Bertemu Aung San Suu Kyi

Juven Martua Sitompul    •    Senin, 04 Sep 2017 06:59 WIB
konflik myanmar
Menlu Retno akan Bertemu Aung San Suu Kyi
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tiba di Yangon, Myanmar, Minggu 3 September 2017, malam. Retno dijadwalkan bertemu sejumlah petinggi Myanmar untuk membahas kasus kekerasan di Rakhine State. dok.Kemenlu.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi telah tiba di Yangon, Myanmar. Retno akan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Myanmar terkait aksi kekerasan terhadap etnis Rohingya di Rakhine State.

Retno tiba Minggu 3 September 2017, malam. Ia pun langsung disambut Duta Besar Indonesia untuk Myanmar Ito Sumardi. Selain itu, dua pejabat tinggi Myanmar Deputi Direktur Jenderal Protokol U Zaw Thomas O dan Dirjen Strategic Study Kemenlu Myanmar Daw Khay Thi juga ikut menyambut Retno.

Berdasarkan pernyataan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Retno akan melanjutkan perjalanan ke Ibu Kota Myanmar, Naypyidaw pada Senin 4 September 2017, pagi. Retno dijadwalkan bertemu dengan State Counsellor Daw Aung San Suu Kyi dan beberapa menteri terkait.

Kemungkinan besar, dialog soal krisis kemanusiaan dengan pejabat tinggi Myanmar itu berlangsung hingga sore hari. Setelah rampung, Retno akan kembali ke Yangon untuk melakukan persiapan kunjungan selanjutnya.

Kemudian, pada Selasa 5 September 2017, Retno akan kembali melakukan pertemuan dengan Menlu Bangladesh di Dhaka Bangladesh. Pada pertemuan itu, keduanya akan membahas tentang nasib pengungsi Rohingya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta Retno menjalin komunikasi intensif dengan pihak Myanmar termasuk PBB terkait aksi kekerasan etnis Rohingya di Rakhine State. Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan Indonesia menyikapi krisis kemanusiaan di Myanmar.

"Dan sore tadi Menlu telah berangkat ke Myanmar untuk meminta pemerintah Myanmar agar menghentikan dan mencegah kekerasan agar memberikan perlindungan kepada semua warga termasuk muslim di Myanmar dan agar memberikan akses bantuan kemanuasiaan," kata Jokowi kata Jokowi melalui keterangan tertulis yang diterima wartawan, Jakarta, Minggu 3 September 2017.

Tak hanya itu, Jokowi juga meminta Retno terbang ke Dhaka Bangladesh untuk menyiapkan bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi. Jokowi ingin pemerintah Myanmar segera menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya.

"Sekali lagi kekerasan, krisis kemanusiaan ini harus segera dihentikan," pungkas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.


(DRI)