Lewat Menlu RI, Eropa Tawarkan Bantuan untuk Bantu Rakhine

Sonya Michaella    •    Minggu, 03 Sep 2017 16:27 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
Lewat Menlu RI, Eropa Tawarkan Bantuan untuk Bantu Rakhine
Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders. (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Membantu menangani krisis kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Belanda, Bert Koenders. Komunikasi mereka dilakukan dua kali, kemarin dan hari ini.

"Kita sama-sama prihatin dan mendukung agar krisis kemanusiaan di Rakhine State cepat berakhir. Eropa mendukung apa yang dilakukan Indonesia untuk Rakhine," kata Menlu Retno ketika ditemui di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Minggu 3 September 2017.

"Mereka juga menawarkan apa yang Eropa bisa bantu untuk juga mendukung agar krisis ini bisa cepat selesai," lanjut dia.

Selain dengan Menlu Belanda, Menlu Retno juga berkomunikasi dengan Menlu Bangladesh. Ia sempat membicarakan soal bantuan Indonesia untuk pengungsi yang menyeberang ke Bangladesh.

"Ia mengapresiasi peran aktif Indonesia untuk Rakhine State. Saya tekankan, hulu dan hilir harus kita bantu," ungkap dia.

Menlu Retno mengaku, Presiden RI Joko Widodo juga meminta dirinya untuk berbicara dengan Menlu Bangladesh untuk membantu pengungsi yang menuju ke Bangladesh.

Menlu Retno menegaskan sekali lagi bahwa krisis ini adalah sebuah krisis kemanusiaan yang perlu segera diatasi serta menolong korban yang berjatuhan.

Ia juga menambahkan, Indonesia adalah negara pertama yang merespon dengan cepat bentrokan kedua yang pecah di Rakhine State, 25 Agustus kemarin. Gerak cepat Indonesia juga sama dengan saat bentrokan pecah tahun lalu.

Indonesia merupakan negara pertama yang melakukan pertemuan dengan otoritas Myanmar untuk berdiskusi dan menyampaikan keprihatinan.


(WIL)

Bersama Membantu Rohingya

Bersama Membantu Rohingya

1 hour Ago

AUNG San Suu Kyi oleh dunia internasional sesungguhnya dinilai memiliki semua prasyarat yang diperlukan…

BERITA LAINNYA