Dinikahi Warga Sipil, Putri Jepang Lepas Gelar Kerajaan

Sonya Michaella    •    Rabu, 26 Jul 2017 16:53 WIB
jepang
Dinikahi Warga Sipil, Putri Jepang Lepas Gelar Kerajaan
Kei Komuro (kiri) dan Putri Mako (kanan) (Foto: Mainichi)

Metrotvnews.com, Tokyo: Setiap gadis kecil pasti pernah bermimpi untuk menjadi putri kerajaan. Namun, tampaknya tak terjadi pada Putri Mako dari Istana Kekaisaran Jepang.

Putri Mako, cucu tertua Kaisar Akihito dan Permaisuri Michiko, memutuskan untuk melepas gelar kerajaannya demi menikah dengan pria pilihannya yang tak memiliki darah kerajaan.

Kei Komuro, pria pilihan Putri Mako, adalah seorang pria biasa yang saat ini bekerja di biro hukum. Dikabarkan, mereka telah menjalin hubungan sejak 2012, saat sama-sama belajar di sebuah universitas internasional di Tokyo.

Dikutip dari Mainichi, Rabu 26 Juli 2017, pilihan Putri Mako ini sudah disetujui oleh ayahnya, Pangeran Akishino dan sang ibu, Putri Kiko. Kemungkinan besar, pernikahan akan digelar tahun depan.

Sementara itu, bencana banjir yang melanda Jepang pada awal Juli kemarin membuat Putri Mako menunda sementara acara pertunangannya dengan Kei.

Hal ini dilakukan untuk menghormati para korban dan daerah yang terkena dampak akibat banjir. Tanggal baru pertunangan mereka pun belum diumumkan hingga sekarang.

Ini bukan pertama kalinya salah satu keluarga Jepang rela melepaskan gelarnya demi menikah dengan warga sipil. Pada 2005, Putri Sayako, yang merupakan bibi Putri Mako, meninggalkan kerajaan dan menikah dengan seorang perencana kota.

Saat ini, Putri Mako masih menjalankan tugasnya seperti biasa sebagai putri kerajaan Jepang. Baru saja ia kembali dari kunjungan sembilan hari ke Bhutan untuk mengembangkan hubungan persahabatan Bhutan dan Jepang.



(FJR)