Mahathir akan Serahkan Kekuasaan Pada Waktu yang Tepat

Marcheilla Ariesta    •    Rabu, 04 Jul 2018 17:06 WIB
anwar ibrahimpolitik malaysiamahathir mohamad
Mahathir akan Serahkan Kekuasaan Pada Waktu yang Tepat
Anwar Ibrahim (tengah) dalam Forum Kepemimpinan ECGL di Jakarta, Rabu 4 Juli 2018. (Foto: Marcheilla Ariesta)

Jakarta: Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berjanji memberikan jabatannya sebagai pemimpin Negeri Jiran ke ketua koalisi Pakatan Harapan Anwar Ibrahim. Anwar mengaku tidak meragukan apa yang sudah dijanjikan Mahathir.
 
Baca juga: Diprediksi Jadi PM Malaysia, Anwar Mengaku Tak Berharap.
 
"Posisi Perdana Menteri, mandat itu diberikan kepada Mahathir dan disetujui semua pihak dan koalisi. Tun Mahathir telah berulang kali (menjanjikan posisi itu) dan saya tidak punya alasan untuk meragukan integritasnya, komitmennya. Dan itu lah mengapa saya sedikit santai," kata Anwar saat menjadi pembicara kunci forum kepemimpinan di Jakarta, Rabu 4 Juli 2018.
 
Dia mengatakan telah membangun kepercayaan dengan Mahathir. Anwar menambahkan, dia yakin Mahathir akan menyerahkan kekuasaan pada waktu yang tepat.
 
"Sekarang, kita harus memberinya mandat, ruang untuk menjalankan negara," imbuh dia.
 
Anwar menambahkan, jika dia menjadi PM Malaysia, maka istrinya Wan Azizah, yang kini menjadi wakil perdana menteri akan mengundurkan diri dari jabatannya. Dia menuturkan tidak layak jika mereka berdua sebagai suami dan istri berdampingan dalam menjalankan kekuasaan bersama.
 
Usai dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia pada Mei lalu, Mahathir Mohamad mengatakan dia tidak akan lama menjalankan kekuasaan. Mahathir mengaku hanya akan menduduki kursi PM selama dua tahun.
 
Usia yang tak lagi muda menjadi alasan utama Mahathir ingin melepaskan jabatannya dua tahun nanti. Dia juga mengaku ingin memberikan posisinya kepada seorang yang dianggap mumpuni menjalani amanah rakayt tersebut.
 
Nama Anwar Ibrahim disebut tepat menggantikannya dua tahun nanti. Untuk memenuhi hal tersebut, Mahathir kemudian meminta pengampunan untuk Anwar yang kala itu dipenjara kepada Sultan Muhammad V.
 
Berkat pengampunan tersebut, hak politik Anwar dikembalikan dan dia dibebaskan dari segala tuduhan yang menimpanya.
 


(FJR)


Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

Wanita Terduga Agen Rusia Ditangkap di AS

14 minutes Ago

Amerika Serikat kembali diguncang skandal mata-mata. Kejaksaan wilayah Washington DC menahan seorang…

BERITA LAINNYA