Mahathir Mohamad Diusulkan Terima Nobel Perdamaian

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 29 May 2018 12:32 WIB
mahathir mohamad
Mahathir Mohamad Diusulkan Terima Nobel Perdamaian
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP).

Kuala Lumpur: Puluhan ribu orang telah menandatangani petisi di dunia maya. Mereka mengusulkan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad masuk nominasi Nobel Perdamaian 2018.

Petisi digagas di situs Charge.org oleh Alexandria Abishegam akhir pekan lalu. Menurut dia, Mahathir pantas mendapatkan penghargaan tersebut.

"Mahathir harus dinominasikan sebagai pengakuan atas tekadnya untuk kembali ke politik," ucap Abishegam, seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Selasa 29 Mei 2018.

Menurut dia, fokus Mahathir pada pentingnya transparansi dan demokrasi di Malaysia patut diapresiasi. Abishegam menambahkan, Mahathir juga terbuka  untuk mengakui kesalahannya di masa lalu dan berjanji akan memperbaikinya.

"Fakta bahwa Tun Dr Mahathir juga secara terbuka mengakui kesalahannya sendiri dan meminta maaf atas kesalahannya di masa lalu membuatnya benar-benar menjadi seorang pemimpin untuk ditiru," tukas dia.

Abishegam menggambarkan Mahathir sebagai 'Nelson Mandela-nya Malaysia'. 

Pada 27 Mei 2018 pukul 21.00 waktu setempat, petisi itu telah berhasil menjaring lebih dari 51.000 tanda tangan.

Pemilihan umum (pemilu) Malaysia 9 Mei lalu menorehkan kemenangan untuk oposisi Pakatan Harapan. Oposisi mengusung Mahathir Mohamad, mantan PM Malaysia, untuk kembali menduduki jabatannya sebagai perdana menteri.

Mahathir, dalam kampanyenya, bertekad untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu. Dia juga ingin agar kasus 1MDB yang menjerat mantan PM Najib Razak dan juga lawannya di pemilu, dituntaskan.


(FJR)