Jutaan Orang di Jepang Terjangkit Wabah Flu

Arpan Rahman    •    Sabtu, 02 Feb 2019 16:05 WIB
jepang
Jutaan Orang di Jepang Terjangkit Wabah Flu
Pemandangan umum kota Tokyo, Jepang. (Foto: AFP)

Tokyo: Wabah flu terparah dalam sejarah Jepang melanda jutaan orang, dengan banyak pasien dirawat intensif atau bahkan berada dalam kondisi kritis di sejumlah rumah sakit di Negeri Sakura.

Menurut laporan kantor berita NHK, Jumat 1 Februari 2019, total jumlah pasien flu di seantero Jepang saat ini mencapai 2,2 juta orang. Sejauh ini, wabah flu belum memperlihatkan tanda-tanda akan berhenti.

Data Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Jepang menunjukkan angka rata-rata kunjungan pasien flu di lebih dari 5.000 rumah sakit dan klinik mencapai 57 per institusi. Jumlah tersebut meningkat dari musim dingin tahun sebelumnya, dengan rata-rata kunjungan 54 pasien per institusi.

Dari tanggal 21 hingga 27 Januari, sekitar 100 ribu lebih orang di Jepang yang mencari layanan kesehatan karena terjangkit flu. Dari sekitar 3.200 pasien flu yang dirawat, hampir separuhnya berusia 70 tahun atau lebih, dan 20 persennya anak-anak di bawah 10 tahun. Sejumlah pasien lansia dilaporkan meninggal dunia akibat komplikasi flu.

Sejumlah daerah di Jepang lebih terdampak dari lainnya, termasuk Saitama, Niigata dan Chiba. Sementara deretan rumah sakit di Tokyo menerima kunjungan rata-rata lebih banyak dari daerah lain, yakni 64 pasein per institusi.

Kyodo News melaporkan jenis virus flu paling umum adalah "tipe A" yang sempat mewabah pada 2009. Tipe lain yang juga dilaporkan muncul adalah "type-A Hong Kong strain."

Jepang sudah mulai mencatat segala sesuatu mengenai wabah flu sejak 1999.


(WIL)