Presiden Korsel: Denuklirisasi Semenanjung untuk Perdamaian

Sonya Michaella    •    Rabu, 10 Jan 2018 09:37 WIB
korsel-korut
Presiden Korsel: Denuklirisasi Semenanjung untuk Perdamaian
Presiden Korsel Moon Jae-in. (Foto: AFP)

Seoul: Setelah Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) bertemu kemarin, Presiden Korsel Moon Jae-in mengatakan bahwa denuklirisasi Semenanjung Korea adalah jalan menuju perdamaian.

"Kita perlu melanjutkan usaha perdamaian setelah pertemuan soal Olimpiade Musim Dingin dengan Korut kemarin berhasil," kata Moon, dikutip dari AFP, Rabu 10 Januari 2018.

Di Desa Panmunjom, Zona Demiliterisasi, Korut sepakat untuk mengirimkan wakilnya ke Olimpiade Musim Dingin, setelah memboikotnya sejak 1988 silam.

"Selangkah demi selangkah, Korsel dan Korut akan berdamai dan menciptakan kawasan yang stabil serta bebas dari perang," ungkap dia.

Jika nantinya Korsel dan Korut bisa berdamai, bahkan Moon bersedia bertemu dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un.

"Dengan kondisi yang tepat, saya bisa mengadakan pertemuan puncak setiap saat," ujar dia.

Namun, sebelum ia bertemu dengan Kim, segala kondisi terkait Semenanjung Korea harus stabil dan ada hasil yang dicapai dari kesepakatan damai dua negara.

Moon juga mengatakan bahwa Korsel tidak memiliki pendapat yang berbeda dengan Amerika Serikat, sekutunya. Bahkan, menurut Moon, AS sangat mendukung dialog damai Korsel-Korut.



(FJR)